Ini Aturan Jika Wisata Siring Tendean Dibuka Kembali Untuk Umum, Warga: Kami Hanya Ingin Menikmati Liburan

Kawasan Wisata Siring Menara Pandang

hallobanua.com, Banjarmasin - Meski belum resmi dibuka, kawasan Siring Pasar Terapung dan Menara Pandang Jl. Pierre Tendean, beberapa bulan terakhir selalu ramai dikunjungi warga Banjarmasin. 

Setiap akhir pekan, kawasan wisata andalan Kota Seribu Sungai itu selalu ramai dikunjungi warga mulai dari kawasan Pasar Terapung, hingga sampai Siring Menara Pandang. 

Dari pantauan hallobanua.com pada Minggu, (14/11/21), terlihat kawasan itu ramai dikunjungi warga yang berkegiatan mulai dari olahraga, hingga bersantai menikmati keindahan Sungai Martapura. 

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin, bakal membuka kawasan itu dengan melaksanakan simulasi terlebih dahulu. 

Beberapa hal harus diperhatikan warga dalam pelaksanaan simulasi itu, yakni kawasan wisata Pasar Terapung tidak diperkenankan untuk balita dan orang tua berusia renta. 

Selanjutnya, lokasi Pasar Terapung akan diberikan pagar atau sejenis portal untuk mengendalikan pengunjung yang ingin masuk. 

Tidak hanya itu, pengunjung nantinya akan melalui skrining berupa pengecekan suhu tubuh, menunjukkan kartu vaksin, atau bisa juga mengakses aplikasi Pedulilindungi. 

Surya, salah seorang warga Kota Banjarmasin, yang   sering menikmati wisata ditengah Kota Banjarmasin itu, mengaku sedikit keberatan atas aturan itu 

"Kalau dibatasi tidak boleh seperti lansia dan balita, ya keberatan lah. Tidak ramai  kalau begitu. Ini kan hiburan untuk keluarga juga, bosan kalau dirumah," kat  lansia 60 tahun itu. 

Wisata Pasar Terapung di Siring Tendean Banjarmasin

Senada dengannya, Inas (37) juga mengaku tidak sependapat dengan hal itu. 

Ia menyayangkan jika aturan lansia ataup
pun balita tidak diperkenankan menikmati wisata sungai di Ibukota Kalimantan Selatan itu. 

"Ya keberatan lah, kita cuma ingin santai menikmati wisata sama keluarga," katanya. 

Menurut warga Kebun Bungai itu, saat ini masyarakat di Kota Banjarmasin hanya ingin menikmati wisata bersama keluarga, tanpa harus dipersulit. 

"Masa cuma menikmati sungai bersama anak, terlalu ribet. Bukannya tidak mendukung pemerintah, cuma kita ingin lebih mudah menikmati wisata saja," pungkasnya. 

Apapun yang menjadi masukan dan keluhan dari warga setidaknya pihak pemerintah dapat mengeluarkan aturan dan kebijakan yang terbaik bagi masyarakatnya 

Namun, warga juga diharapkan dapat mematuhi aturan protokol.kesehatan (prokes), meskipun saat ini pandemi Covid 19 mulai melandai, namun pihak pemerintah tetap berharap masyarakat tidak abai dan terus meningkatkan imun tubuh. 

rian akhmad/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar