Mulai Simulasi Minggu Ini, Ini Syarat Pengunjung Siring Pasar Terapung Banjarmasin

hallobanua.com, Banjarmasin - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin bakal melakukan simulai pembukaan kawasan Pasar Terapung Banjarmasin di kawasan Siring Jl. Pierre Tendean. 

Berbagai persiapan pun telah dilakukan dinas terkait untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan pengunjung saat dibuka resmi nantinya. 

Dikonfirmasi terkait itu, Kepala Disbudpar Banjarmasin, Ikhsan Al Haq mengaku telah mengatur rencana simulasi wisata pasar terapung pada minggu nanti. 

"Jamnya akan kita batasi dari 6 pagi sampai 10 siang maksimal. Kalau biasanya bisa sampai pukul 12 siang," ungkapnya, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (04/11/21). 

Ikhsan memaparkan beberapa hal harus diperhatikan warga dalam pelaksanaan simulasi itu. 

Pertama, kawasan wisata pasar terapung tidak diperkenankan untuk balita dan orang tua berusia renta. 

"Kita tidak tahu, bisa saja selama di pasar terapung kita berhadapan dengan Orang Tanpa Gejala (OTG). kasihan nanti mereka," terangnya. 

Selanjutnya yakni, lokasi pasar terapung akan diberikan pagar atau sejenis portal untuk mengendalikan pengunjung yang ingin masuk. 

Sebelum masuk kawasan wisata andalan Kota Seribu Sungai itu, pengunjung nantinya akan melalui skrining berupa pengecekan suhu tubuh, menunjukkan kartu vaksin, atau bisa juga mengakses aplikasi Pedulilindungi. 

"Maksimal kapasitas pengunjung hanya 50 persen. Maka dari itu perlu koordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk mengendalikan pengunjung," pungkasnya. 

Diketahui sebelumnya, rencana pembukaan wisata andalan Kota Banjarmasin merupakan keputusan yang diambil dengan acuan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 54 tahun 2021, terkait penerapan PPKM Level II di Kota Banjarmasin. 

Apalagi saat ini, status kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota seribu Sungai sudah memasuki Level II. 

"Disana tertera beberapa pelonggaran di sektor publik dan sektor pariwisata sampai dengan 50 persen. Itu yang saat ini jadi pegangan kita," ungkap Walikota Banjarmasin Ibnu Sina belum lama tadi. 

Meski begitu, Ibnu Sina mengaku, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan simulasi terkait rencana pembukaan objek wisata itu. 

"Kita coba Sabtu-Minggu ini simulasinya saja, minggu depan baru resmi dibuka," tutupnya. 

rian akhmad/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar