Pasca Demo Sopir Truck, SPBU Dijaga Aparat dan Sepi dari Pelangsir

hallobanua.com, Banjarmasin - Pasca unjuk rasa aksi turun ke jalan dan mogok kerja para sipor truck dan angkutan barang di Kalimantan Selatan.Dari pantauan, Selasa (2/11/2021) siang, mulai dari SPBU Lingkar Dalam Banjarmasin hingga SPBU di jalan Gubernur Subarjo dijaga oleh anggota kepolisian. 

Pemandangan antrian panjang tak lagi nampak. Bahkan sepi dari para pelangsir BBM yang kerap ikut antri mengular. 

Junaidi Salah satu Sopir truck menuturkan, sebelumnya antrian bisa sampai berhari hari, namun sekarang kondisi sudah membaik. 

"Biasa bisa dua sampai empat hari antri, hari ini Alhamdulilah, tadi pagi saya mulai antri siang ini sudah bisa masuk area SPBU," ucapnya. 

Sebelumnya, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan berjanji akan menempatkan anggota di sejumlah SPBU yang dianggap rawan dengan para pelangsir BBM. 

“Akan kita sikat para pelangsir dan preman-preman itu. Selama tiga hari awal ini kita sudah gerak, dan tidak ada lagi antrian. Ini juga sesuai dengan instruksi Kapolda untuk melakukan pengamanan atau pengawalan terhadap SPBU yang agak tersendat,” ucapnya ditemui usai mediasi, Senin kemarin di kantor Pelindo. 

Sementara kemarin, ratusan sopir truck dan barang di Kalimantan Selatan mogok merja dan menggelar aksi di kawasan Jl. Gubernur Subarjo, Kelurahan Basirih, Banjarmasin Barat. 

Aksi mereka ini, karena sudah tak tahan dengan maraknya pelangsir di SPBU, yang diduga menjadi penyebab sulitnya mendapatkan BBM jenis Solar hingga antri berhari-hari. Sudah terjadi dalam 3 bulan terakhir. 

Kordinator Aksi sopir truk Bambang Supriono mengatakan, pihaknya hanya ingin para pelangsir BBM yang marak terjadi di SPBU segera ditindak, selain itu juga meminta dibuatkan SPBU khusus truck dan angkutan barang di kawasan Pelabuhan trisakti. 

Dky/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar