Pasca Dibongkar, Bidang Aset Rencanakan Pasang Plang Hindari Munculnya Bangunan Liar

hallobanua.com, Banjarmasin - Pembongkaran puluhan persil bangunan di depan Banjarmasin Trade Center (BTC) tuntas dilaksanakan petugas Satpol PP Banjarmasin pada Minggu, (07/11/21) pagi. 

"Kita pembongkaran mulai jam 09.00 tadi. Kita pastikan mulai hari ini (07/11/21) mudah-mudahan sudah rata," katanya, Minggu, (07/11/21). 

Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri Ketua Bidang Aset Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin. 

Bukan tanpa alasan, kehadiran Bidang Aset Bakeuda tentunya untuk memastikan batasan antara bangunan BTC dan bangunan lain yang memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) di kawasan tersebut. 

Saat diwawancara terkait hal itu, Kabid Aset Bakeuda Banjarmasin, Pahriadi menerangkan, usai pembongkaran ini pihaknya bakal memasang plang di lokasi BTC. 

Tujuannya, agar tidak ada lagi bangunan liar yang berdiri di atas tanah milik Pemko Banjarmasin. 

"Ya nanti dipasangi plang, selanjutnya kita serahkan ke pemilik BTC," tuturnya singkat. 

Sebelumnya diketahui, warga pemilik bangunan yang berada diseberang Terminal Tipe B, Km 6 Banjarmasin, sejak Jumat (05/11/21) lalu sudah mslakukan pembongkaran bangunannya sendiri. 

"Sudah sejak Jumat kemarin kita bongkar sendiri. Kalau tidak dibongkar Pol PP yang akan membongkar. Mending kita yang bongkar sendiri. Lumayan masih bisa dijual sisa-sisa bangunanya," ucap salah satu pemilik Kios, Basuni, saat ditemui awak media. 

Diketahui, puluhan tahun sudah bangunan BTC tersebut tidak difungsikan. Pembongkaran dilaksanakan karena menindaklanjuti hasil putusan Mahkamah Agung (MA) atas sengketa Pemko dengan pemilik BTC. 

Adapun total bangunan persil yang ditertibkan yakni ada 36 bangunan, sesuai batas di bidang aset. 

rian akhmad./ may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar