Pemkab Tanbu Resmikan Jembatan Wisata Pemancingan Desa Lasung

Wabup Tanbu Muh Rusli saat meresmikan tempat pemancingan diatas jembatan.(Foto: Diskominfo Tanbu)

hallobanua.com, Tanah Bumbu – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu kembali menambah salah satu tempat wisata. Kali ini, wisata tersebut dapat dimanfaatkan untuk merasakan sensasi memancing diatas jembatan. 

Wisata pemancingan bertempat di Desa Lasung Kecamatan Kusan Hulu, Tanbu ini

diresmikan langsung oleh Wakil Bupati, Muhammad Rusli didampingi Staf Khususnya, Sekcam Kusan Hulu, penyuluh, aparat desa, dan Karang Taruna serta bersama dengan para warga. 

Kepala Desa Lasung, Salafuddin mengungkapkan, wisata pemancingan yang berupa danau itu berada di wilayah RT 5, Dusun 2, Desa Lasung. Serta memiliki panjang sekitar satu kilometer dengan lebar bervariasi antara 30 hingga 35 meter. 

Sedangkan pembangunan jembatan itu menggunakan alokasi dana desa. 

Salafuddin menyampaikan, kedepan pemerintah desa akan mengembangkan lokasi wisata pemancingan itu agar lebih menarik lagi. Dari mulai pembangunan gazebo sebanyak 8 buah, jalan tani di sekitarnya dan fasilitas lainnya. 

Sebagai sebuah potensi yang dapat dikembangkan, Salafuddin meminta partisipasi Kabupaten untuk bisa membantu pengembangannya, seperti akses jalan menuju lokasi. 

“Sehingga dapat menambah penghasilan desa dan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Lasung,” ujarnya. 

Dikesempatan sama, Wabup Muh. Rusli mengutarakan, jika melihat potensi luar biasa dari lokasi itu apabila pemerintah desa dapat mengelolanya dengan baik. 

“Wisata pemancingan ini dapat memberi nilai positif dalam pembangunan desa,” ungkapnya belum lama ini. 

Menurutnya, dengan lokasi menarik seperti demikian, pemerintah desa dapat membangun fasilitas penunjang, hingga semakin menarik pengunjung dan membuatnya menjadi sebuah destinasi wisata. 

“Bangun fasilitas umum seperti, tempat peristirahatan, mushola dan toilet,” ungkap Rusli. 

Kendati begitu, ia menjelaskan untuk membangun lokasi itu menjadi sebuah destinasi wisata memang tidak mudah. 

“Diperlukan kerjasama dan dukungan dari semua elemen untuk saling membantu, dari aparat desa, pemuda dan warganya, kecamatan, kabupaten, hingga pihak swasta,” imbuhnya. 

ags/ may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar