PPKM Level III Diakhir Tahun, Kembali Berdampak Terhadap THM dan Perhotelan


hallobanua.com, Banjarmasin - Pemerintah resmi mengeluarkan instruksi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III di seluruh Indonesia mulai 24 Desember 2021 mendatang. 

Pembatasan tersebut dilaksanakan menjelang dan sesudah Natal dan  Tahun Baru (Nataru). 

Dipastikan, perekonomian khususnya di sektor perhotelan dan tempat hiburan bakal kembali berdampak. 

Kendati demikian, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina pun mengatakan, penerapan PPKM level III itu  sesuai aturan dan arahan dari pemerintah pusat. 

"Ini tentunya mengurangi mobilitas. Karena ketika mobilitas tinggi, penularan Covid juga tinggi," ungkapnya kepada hallobanua.com beberapa waktu lalu. 

Saat ditanya terkait tempat wisata dan tempat hiburan apakah boleh beroperasi? Ibnu mengaku masih menunggu dan mengikuti sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 

"Kita tunggu Inmendagri. Kalau levelnya berbeda, tingkat kedisiplinan nya berbeda juga. Termasuk kriterianya. Meski level II atau level III, tapi sisi ekonominya tidak terlalu ketat. Tentunya ada pelonggaran lah, dan ikuti inmendagrinya," pungkasnya. 

Lantas, bagaimana tanggapan pengelola tempat hiburan dan hotel di Banjarmasin terkait hal itu? 

General Manager salah satu Hotel berbintang di Banjarmasin, Eri Sudarisman mengaku, saat mulai melandainya kasus Covid-19 di Banjarmasin, pihaknya sudah mengikuti instruksi dari pemerintah, dengan masih menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dan membatasi jumlah pengunjung. 

Akan tetapi, sampai saat ini, keadaan tersebut masih belum kembali ke kondisi normal. 

Bahkan menurutnya jumlah pengunjung yang sempat berkunjung masih berada jauh di bawah angka 50 persen. 

"Jumlah pengunjung kita dari total kapasitas itu gak pernah sampai 50 persen," katanya, Kamis (25/11/21). 

Ia pun mengakui, dengan adanya PPKM level III pada akhir tahun nanti, hal itu akan kembali berdampak terhadap sektor perekonomian pelaku tempat usaha hiburan. 

"Mau tidak mau, hal ini sudah harus kita ikuti. Karena ini merupakan ketentuan pemerintah. Karena apabila kasus Covid-19 kembali meningkat, ini akan semakin memperparah sektor ekonomi kita," kata Eri. 

Menurutnya, akhir tahun merupakan momen untuk meningkatkan perekonomian. Namun kata dia, bahwa itu bukan lagi permasalahan momen, melainkan hal yang patut ditaati. 

Penulis : rian akhmad/ may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar