Soroti PJU Kawasan Kumuh dan Jalur Strategis, Kadisperkimtan; Sudah Dianggarkan

Kadisperkimtan H Ansyari Firdaus ketika diwawancarai terkait sejumlah hal.(Foto: Agus Hasanudin)

hallobanua.com, Tanah Bumbu- Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Kadisperkimtan) Tanah Bumbu, H Ansyari Firdaus menyoroti penerangan jalan umum (PJU) di kawasan kumuh dan jalur strategis dalam fase perbaikan. Menurutnya, upaya itu telah dianggarkan pada APBD-Perubahan Tanbu. 

"Iya, artinya kalau sesuai dengan tugas pokok kami terkait dengan penerangan jalan umum (PJU) itu, maka memang kita prioritaskan oleh pemerintah daerah," ucap Daus kepada awak media, Selasa (9/11/2021) tadi. 

Karena, menurutnya warga ingin memiliki fasilitas yang terang di kawasan tempat permukiman, sehingga perumahan berada di jalan protokolnya sangat diprioritaskan dalam penerangannya. 

"Kalau ini sudah mulai tahap pengerjaan tapi InsyaAllah dalam satu bulan pengerjaan itu sudah selesai," ujarnya. 

Disamping itu, pria akrab disapa H Daus ini melihat banyak jenis lampu yang mesti diperbaiki dalam perawatannya, sesuai menindaklanjuti laporan oleh warga setempat. 

"Memang ada sudah lampu yang lama dan itu pengerjaannya sudah berapa tahun yang lalu. Ada juga dalam perawatan pihak penyedia," terangnya. 

Demi menindaklanjuti laporan warga, Daus pun lewat Pemkab Tanbu segera mengatasi jalur penerangan dari permukiman warga setempat. Bahkan, kata dia, ada kabel yang putus di sana mesti diperbaiki. 

"Desa Sepunggur itu jalan gunung tinggi. Jadi, tembus sepunggur itu memang kewenangannya dinas perhubungan, yang katanya ada kabel putus di sana," jelasnya. 

Selain itu, kata Daus, kabel putus yang diperbaiki juga terdapat di jalan lingkar 30. 

Kata dia, ada 7 jembatan yang sudah dikerjakan pihak Pemkan Tanbu. 

"Sudah semua kita kerjakan, ada beberapa titik perhubungan kita tambahin penerangan dan ada 4 titik yang belum." ungkapnya. 

Sesuai arahan bupati, Daus membeberkan terdapat jalur penerangan mesti diperbaiki, di antaranya, Desa Betung, Desa Pagatan dan Selokmati. 

"Kalau daerah Pagatan itu di jembatan panjang yakni Jembatan Muhibbin, penerangan memasuki kawasan disitu." bebernya. 

Daus bercerita, sewaktu melintasi desa Betung dan ternyata kabel listrik di sana tersengat petir. 

"Baru-baru ini saya lewat desa Betung, itu ternyata kena petir. Pantes kok mati semua, kejadiannnya dua minggu lalu. Dan segera kita pesankan ke penyedia listrik agar penerangan di permukiman warga tetap jalan," imbuhnya. 

Ags / may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar