Terlihat Rusak Dan Kumuh, Wali Kota Instruksikan Rumah Lantik Siring Direnovasi

hallobanua.com, Banjarmasin - Rumah Lanting yang berada di samping Dermaga Apung Banjarmasin  kondisinya terlihat rusak dan hancur. 

Bukan tanpa alasan, hal itu terjadi mengingat hampir 1 tahun lebih kawasan wisata andalan Kota Seribu Sungai tersebut tutup. 

Diketahui, Rumah Lanting yang dibangun pada era Wali Kota Muhidin tersebut dibangun dengan tujuan melestarikan kebudayaan dalam bentuk bangunan tradisional masyarakat Banjar. 

Melihat kondisi tersebut, Wali Kota Banjarmasin, H  Ibnu Sina menginstruksikan kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) agar memperbaiki fasilitas wisata tersebut. 

Hal itu diungkapkannya lantaran Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin berencana bakal kembali membuka kawasan objek wisata Siring itu. 

"Sebelum dibuka, kami minta apa yang perlu direnovasi, renovasi terlebih dahulu, Misalnya lanting-lanting bambu disana harus dibersihkan dulu. Pada intinya apa yang perlu pembenahan mari dibenahi terlebih dahulu," ungkapnya. 

Sayangnya, permintaan Wali Kota itu belum dilakukan oleh dinas terkait. 

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin, Ikhsan Al-Haq menjelaskan bahwa pihaknya berencana akan memusnahkan bangunan Rumah Lanting yang saat ini tersandar di tepi Siring Piere Tendean tersebut. 

Hal itu dilakukan karena bangunan Rumah Lanting yang ada saat ini dinilainya sudah tidak representatif dan banyak kerusakan. 

"Akan kita ganti dengan Rumah Lanting yang baru, dengan konsep bangunan yang lebih menarik, misalnya seperti objek wisata Rumah Lanting Mantuil," ucapnya melalui sambungan telepon, Kamis (04/11/21) tadi. 

Meski begitu, Ikhsan mengaku pihaknya masih belum bisa memastikan rencana tersebut bakal terealisasi. Menurutnya, untuk memusnahkan Rumah Lanting peninggalan Muhidin itu, pihaknya terlebih dahulu harus mengantongi rekomendasi dari Bidang Aset, Badan Keuangan Daerah (Bakeuda). 

"Karena (Rumah Lanting) itu masuk dalam aset daerah, jadi untuk menghapusnya harus melalui prosedur yang sudah ditetapkan. Sekarang kita sudah mengajukannya ke Bakeuda, tapi rekomendasi untuk hal ini masih belum kita terima. Makanya kita tidak bisa berbuat banyak soal kondisi Rumah Lanting ini," pungkasnya. 

Sebelumnya, dari pantauan awak media di lapangan pada Jumat (05/11/21) siang, rumah rakit yang tepat berada di samping dermaga Pasar Terapung Banjarmasin itu, sudah terlihat memprihatinkan. 

Bahkan catnya sudah memudar dan jendela serta dinding kayu dari fasilitas wisata yang berbentuk Rumah Adat Banjar itu banyak yang patah. 

rian akhmad/ may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar