Bank Kalsel dan Insan Pers Perkuat Kolaborasi di Tengah Disrupsi Media Digital

hallobanua.com, SURABAYA – Bank Kalsel kembali memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan Media Gathering Bank Kalsel 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kota Pahlawan Surabaya, tepatnya di Hotel Platinum, Kamis (3/9/2026), ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bank Kalsel dalam membangun komunikasi dan kolaborasi strategis bersama media dalam mendukung penyampaian program serta informasi pembangunan daerah.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, Firmansyah, mengatakan kegiatan Media Gathering merupakan kelanjutan dari program-program sebelumnya yang mempererat hubungan antara Bank Kalsel dengan para awak media.

“Tujuan Media Gathering kali ini adalah melanjutkan program-program sebelumnya, di mana Bank Kalsel terus berkolaborasi dengan teman-teman media. Sebagaimana yang kami sampaikan pada pembukaan, media merupakan partner strategis Bank Kalsel dalam menyampaikan program-program kerja agar selaras dengan pembangunan yang ada di daerah,” ujar Firmansyah.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat turut menghadirkan tantangan baru bagi dunia jurnalistik. Karena itu, insan media dituntut untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam menghadapi dinamika industri media yang semakin kompleks.

Firmansyah menilai berbagai materi dan diskusi yang diikuti dalam kegiatan tersebut memberikan tambahan wawasan bagi Bank Kalsel maupun insan pers, khususnya terkait perkembangan dunia artificial intelligence (AI) dan transformasi media.

“Banyak pengetahuan dan knowledge yang kita dapatkan terkait dengan dunia AI, termasuk bagaimana kita menghadapi tantangan kompleks di dunia media, terutama bagi kawan-kawan yang selama ini berada di media konvensional,” katanya.

Ia menekankan pentingnya media konvensional untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan hadir di berbagai platform digital. Transformasi tersebut dinilai bukan sekadar pilihan, melainkan bagian dari kebutuhan agar media tetap relevan di tengah perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi.

Menurut Firmansyah, media konvensional memiliki modal penting berupa kredibilitas dan nilai-nilai jurnalistik yang selama ini menjadi kekuatan utama. Karena itu, proses transformasi ke media digital maupun multiplatform diharapkan tidak menghilangkan prinsip-prinsip jurnalistik.

“Bagaimana kawan-kawan yang ada di media konvensional ini bisa menyikapi perkembangan yang kita ikuti bersama. Kita perlu menciptakan pola yang bisa bersinergi, sehingga media saat ini juga dapat bertransformasi menjadi media multiplatform,” jelasnya.

Ia berharap transformasi media dapat berjalan secara sehat dan tetap menempatkan profesionalisme serta kredibilitas jurnalistik sebagai landasan utama. Menurutnya, media konvensional tidak boleh kehilangan peran di tengah pesatnya perkembangan media digital.

“Harapan saya semoga ada aturan yang bisa menertibkan dan mengarahkan kembali bagaimana peran media konvensional. Jangan sampai media konvensional tergerus, tetapi justru bisa bertransformasi menjadi media multiplatform tanpa kehilangan kredibilitas jurnalistiknya,” pungkas Firmansyah.

Hal senada disampaikan Direktur Operasional Bank Kalsel, Iwan, yang turut hadir dalam kegiatan Media Gathering tersebut. Ia mengatakan bahwa Media Gathering 2026 menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara Bank Kalsel dengan insan pers. Selain membangun silaturahmi, kegiatan tersebut diharapkan dapat menciptakan komunikasi dan kolaborasi yang semakin baik.

Ia menyebut setidaknya terdapat beberapa tujuan penting dari kegiatan tersebut, yakni memperkuat silaturahmi dan kerja sama Bank Kalsel dengan media, meningkatkan komunikasi serta kolaborasi, sekaligus memastikan informasi mengenai program, layanan, dan kontribusi Bank Kalsel kepada masyarakat dapat tersampaikan secara tepat dan berimbang.

Di sisi lain, Iwan juga berharap media tetap menjalankan fungsi kontrol sosial melalui pemberitaan yang objektif dan konstruktif. Menurutnya, kritik dari media merupakan bagian penting dalam proses evaluasi dan perbaikan bagi Bank Kalsel.

“Kami tidak dapat berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan seluruh stakeholder, termasuk insan media. Kritik yang konstruktif tentu menjadi masukan yang sangat berarti bagi kami untuk melakukan evaluasi dan perbaikan ke depan,” katanya.

Dalam kegiatan Media Gathering yang turut dihadiri Kepala Divisi Konsumer Bank Kalsel, Agus Setiawan, tersebut juga dilakukan pemberian apresiasi kepada sejumlah pihak, yakni penghargaan bagi Influencer Internal Terbaik yang diraih Muhammad Akhsan dan Rizky Affandi, serta penghargaan Kantor Cabang (KC) Pengelola Corporate Social Responsibility (CSR) Terbaik yang diberikan kepada Bank Kalsel Cabang Tanjung dan diterima oleh Pgs. Kepala Bank Kalsel KC Tanjung, Rabbiyanur Fahmi.

Agenda Media Gathering yang diikuti puluhan awak media televisi, radio, dan media online ini juga diisi dengan sesi pemaparan dari Redaktur Tempo.co, Mitra Tarigan, bertema “Homeless Media dan Era AI”.

Melalui Media Gathering 2026, Bank Kalsel berharap hubungan kemitraan dengan insan pers semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem komunikasi yang sehat, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta bersama-sama mendukung penyebarluasan informasi pembangunan dan program-program strategis di Kalimantan Selatan.


Penulis: Maisuri
Surabaya
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya