hallobanua.com, BANJARMASN - Lomba Domino perdana yang diadakan oleh Persatuan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Kalimantan Selatan di GOR Hasanuddin pada Sabtu (13/9/2025) terbilang sukses menyedot perhatian ribuan penggemar domino.
Stidaknya tercatat ada 1.152 peserta atau 576 pasangan dari berbagai wilayah di Indonesia memadati lokasi, menunjukkan antusiasme yang luar biasa.
Para peserta datang dari sejumlah wikayah, mulai dari Sulawesi, Kalimantan, Jawa (Jakarta, Surabaya), hingga Papua.
Mereka semua berkumpul untuk menguji strategi dan keberuntungan, bersaing ketat untuk menjadi yang terbaik dalam ajang yang disebut-sebut sebagai langkah awal menuju domino sebagai cabang olahraga (cabor) resmi.
Ketua Pordi Kalsel, Mustohir Arifin, menjelaskan bahwa sistem pertandingan dimulai dengan fase grup yang ketat.
Satu grup terdiri dari tiga pasangan, di mana dua pasangan akan lolos ke babak selanjutnya. Setelah itu, pertandingan akan menggunakan sistem gugur hingga babak final.
"Jadi setiap pemain diberikan waktu 20 detik untuk menurunkan kartu. Aturan lengkap telah kami bagikan melalui petunjuk teknis agar semua peserta dapat bermain sesuai standar nasional," kata Mustohir.
Lebih dari sekadar ajang hiburan, turnamen ini juga bertujuan untuk memperkenalkan domino sebagai olahraga yang serius dan berpotensi menjadi cabor resmi KONI.
Pordi berupaya agar domino diakui secara nasional, sehingga para pemain dapat berkompetisi di level yang lebih tinggi.
Menurutnya, persyaratan untuk menjadi cabor KONI hampir terpenuhi. Domino sudah mengadakan lima kali Kejuaraan Nasional yang diikuti oleh minimal 24 provinsi, dan saat ini sedang menunggu persetujuan dari Kemenpora.
"Dengan turnamen ini, kami berharap domino bisa rutin digelar dan masuk agenda olahraga nasional," pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, mengapresiasi gelaran yang dilaksanakan di Kota Seribu Sungai ini.
Dirinya pun berharap, kegiatan ini juga dapat mengenalkan potensi wisata kepada para pesera.
"Jadi bukan hanya silaturahmi antar daerah saja, tapi agar mereka bisa melihat wisata di Kota Banjarmasin," tutup Yamin.
Diketahui, dari total peserta, lebih dari 200 di antaranya berasal dari Kalimantan Selatan, yang menunjukkan geliat domino di daerah tersebut. Hingga saat ini, Pordi Kalsel telah terbentuk di 11 kabupaten/kota.
Penuli : rian akhmad
Kota bjm
