Hallobanua.com, Pelaihari - Wakil Bupati Tanah Laut (Tala), H. M. Zazuli, menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak pernah menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih prestasi. Pesan tersebut ia sampaikan dalam sambutannya pada pembukaan Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2025 yang digelar di Tenis Indoor Matah, Kamis (20/11/2025). Acara pembukaan berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari para atlet, pelatih, serta seluruh kontingen yang hadir.
Dalam sambutannya, Zazuli menyampaikan bahwa kehadiran para peserta tidak hanya membawa nama daerah masing-masing, tetapi juga menyuarakan pesan besar mengenai keberanian, ketangguhan, dan kesetaraan. Menurutnya, Peparprov bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari siapa yang tercepat atau terkuat, namun merupakan panggung kehormatan bagi para atlet penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka serta membuktikan bahwa semangat juang mampu melampaui segala keterbatasan.
“Kehadiran para peserta tidak hanya mewakili daerahnya masing-masing, tetapi juga membawa pesan besar tentang keberanian, ketangguhan, dan kesetaraan. Peparprov bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan panggung kehormatan bagi atlet disabilitas untuk membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk berprestasi,” ujar H. M. Zazuli dalam sambutannya yang disampaikan dengan penuh ketulusan.
Wakil Bupati Tala juga menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tanah Laut sebagai tuan rumah penyelenggara Peparprov tahun ini. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan berkesan bagi seluruh peserta.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tala, saya menyampaikan selamat datang kepada seluruh kontingen dari kabupaten dan kota se-Kalsel. Kami merasa bangga dipercaya menjadi tuan rumah Peparprov V Kalsel tahun ini. Kami berupaya semaksimal mungkin menyiapkan penyelenggaraan terbaik, agar seluruh peserta merasakan kenyamanan, keamanan, dan suasana kompetisi yang benar-benar sportif,” tambahnya.
Tidak hanya memberikan sambutan formal, Zazuli juga menyampaikan motivasi kepada para atlet agar tetap mengedepankan semangat juang yang tinggi. Ia mengingatkan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, karena keberanian untuk hadir, bertanding, dan menunjukkan kemampuan diri adalah bentuk kemenangan yang jauh lebih bermakna.
“Kemenangan tentu menjadi impian, tetapi keberanian kalian hadir dan bertanding di arena ini sudah merupakan kemenangan tersendiri. Teruslah menjadi inspirasi bagi masyarakat bahwa setiap individu memiliki potensi besar untuk meraih prestasi,” pungkasnya disambut tepuk tangan meriah peserta.
Diketahui, pada penyelenggaraan Peparprov tahun ini terdapat 12 cabang olahraga yang dipertandingkan. Ajang tersebut diikuti oleh peserta dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan dengan total 1.330 orang, terdiri dari 977 atlet dan 353 official. Peparprov dijadwalkan berlangsung dari tanggal 20 hingga 26 November 2025 dan diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membawa harum nama daerahnya masing-masing.
(Shinta)
