Akses Sulit dan Sekolah Tergenang, SMPN 30 Banjarmasin Terapkan PJJ


hallobanua.com, BANJARMASIN – Curah hujan tinggi dan fenomena pasang air laut mengakibatkan sejumlah wilayah di Banjarmasin terendam banjir, termasuk lingkungan pendidikan. 

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala SMPN 30 Banjarmasin, Faisal Rahman, memutuskan untuk mengalihkan proses belajar mengajar menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Senin, (05/01/2026) besok.

Keputusan ini diambil setelah melakukan kajian mendalam terhadap kondisi sekolah dan akses jalan di sekitarnya. 

Menurut Faisal, genangan air di depan maupun di area dalam sekolah cukup tinggi, sehingga menyulitkan aktivitas fisik di lingkungan sekolah.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini berpedoman pada Surat Edaran dari Dinas Pendidikan yang memberikan fleksibilitas kepada sekolah untuk menentukan metode pembelajaran sesuai situasi darurat.

"Kebetulan SMPN 30 ini agak lumayan terdampak. Pasang air cukup tinggi di depan maupun di luar sekolah. Selain itu, akses jalan di depan juga sangat berpengaruh terhadap keamanan siswa," ujar Faisal.

Selain kondisi gedung sekolah, faktor sosial ekonomi siswa menjadi pertimbangan utama. Sekitar 70 persen dari total 592 siswa SMPN 30 tinggal di daerah yang terdampak banjir cukup parah.

"Mayoritas siswa berasal dari Sungai Lulut, Sungai Bakung, kawasan Pramuka, hingga Jalan Siaga," katanya.

PJJ akan dilaksanakan selama 3 hari ke depan, terhitung mulai besok. Pihak sekolah akan terus memantau situasi di lapangan. 

Jika genangan surut lebih cepat, kebijakan akan disesuaikan kembali.
Terkait kehadiran tenaga pendidik, Faisal Rahman menegaskan bahwa para guru tetap diminta hadir ke sekolah selama kondisi rumah pribadi mereka memungkinkan.

"Guru sementara, selama tidak terdampak di rumahnya, kita sarankan tetap hadir sesuai aturan kepegawaian. Namun, apabila guru tersebut juga menjadi korban banjir, tentu akan ada penyesuaian izin dan dispensasi," pungkasnya.

Langkah PJJ ini diharapkan dapat menjamin keselamatan siswa dan guru tanpa memutus hak mendapatkan pendidikan, sembari menunggu air benar-benar surut dan kondisi kembali kondusif.

Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya