hallobanua.com, BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin terus memperkuat sektor kesehatan di wilayah pinggiran.
Pada tahun 2026 ini, fokus utama tertuju pada pembangunan Puskesmas Rawat Inap di wilayah Sungai Andai, yang diproyeksikan akan naik status menjadi Rumah Sakit (RS) Tipe D guna mengakomodasi lonjakan populasi penduduk.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Banjarmasin, Muhammad Ramadhan, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya preventif-promotif untuk menyaring pasien agar tidak langsung menumpuk di rumah sakit besar.
Kawasan Sungai Andai menjadi prioritas karena jumlah penduduknya yang kini hampir menyentuh angka 50.000 jiwa.
Berdasarkan standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes), rasio ideal adalah 1 tempat tidur untuk 1.000 penduduk.
"Kalau sudah 50.000 jiwa, standarnya harus ada rumah sakit. RS Tipe D itu standarnya memiliki 50 tempat tidur (bed)," ujar Ramadhan Kamis (15/01/2026).
Proses transformasi ini akan dilakukan secara bertahap yakni pembangunan fisik puskesmas rawat inap pada tahun 2026 ini.
Kemudian tahun 2027 operasional layanan rawat inap mulai berjalan dan 3 Tahun Mendatang mulai pengembangan fasilitas dan pengisian alat medis untuk peningkatan status menjadi Rumah Sakit Tipe D.
Selain Sungai Andai, Pemko Banjarmasin juga menargetkan penambahan Puskesmas Rawat Inap di beberapa titik strategis lainnya pada periode 2027-2028, di antaranya Kelayan Timur, Sungai Bilu dan Alalak Selatan
"Target besarnya adalah memiliki 5 Puskesmas Rawat Inap yang tersebar merata di penjuru kota pada periode ini," pungkasnya.
Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Tags
Pemko Banjarmasin
