Ini Isi Surat Edaran dari Disdik Banjarmasin Terkait Proses Pembelajaran Siswa di Kondisi Banjir


hallobanua.com, BANJARMASIN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) mengenai kebijakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dalam menghadapi fenomena banjir rob yang melanda sejumlah wilayah di Kota Seribu Sungai pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 ini.

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya debit air yang menggenangi lingkungan sekolah serta sejumlah pemukiman warga, yang dinilai dapat menghambat akses pendidikan dan membahayakan keselamatan warga sekolah.

Dalam edaran tersebut, Disdik memberikan kewenangan bagi satuan pendidikan yang terdampak langsung untuk melakukan penyesuaian proses pembelajaran.

Sekolah diberikan pilihan untuk menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), pembelajaran luring terbatas, atau bentuk pembelajaran alternatif lainnya sesuai kondisi riil di lapangan.

Selain itu, aspek kemanusiaan menjadi poin penting dalam kebijakan ini. Siswa yang rumahnya terendam banjir diberikan toleransi kehadiran tanpa sanksi akademik.

Penugasan pun diminta untuk dilakukan secara fleksibel dan humanis agar tidak membebani orang tua dan peserta didik di tengah situasi darurat.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, menekankan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah keselamatan dan kondisi psikologis para siswa maupun guru.

"Sehubungan dengan terjadinya banjir rob di beberapa wilayah yang berdampak pada lingkungan sekolah serta tempat tinggal warga sekolah, kami mengeluarkan kebijakan ini untuk menjamin keberlangsungan layanan pendidikan dengan tetap mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan kondisi psikososial," ujar Ryan Utama, Minggu (04/01/2026).

Ia juga menambahkan agar kepala sekolah memastikan kelayakan fasilitas sebelum kembali membuka kelas tatap muka.

Menurutnya, satuan pendidikan dapat tidak melaksanakan pembelajaran tatap muka apabila kondisi lingkungan sekolah belum dinyatakan aman, bersih, dan layak.

"Kami meminta seluruh pendidik memberikan dukungan moral dan empati kepada peserta didik yang terdampak, guna menciptakan suasana belajar yang tetap aman dan nyaman," pungkas Ryan.

Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya