Wapres Gibran Akan Tinjau Banjir Kalsel, Agenda Presiden Prabowo Masih Wacana

​hallobanua.com, BANJARBARU - Agenda kunjungan pimpinan tertinggi negara ke Kalimantan Selatan menjadi sorotan utama pekan ini. 

Fokus utama tertuju pada kepastian kedatangan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, serta klarifikasi mengenai simpang siur jadwal kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto.

​Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dipastikan akan turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir dan menyerahkan bantuan di dua kabupaten. 

Meski mengalami pergeseran jadwal, Gubermur Kalsel, H Muhidin mengaku jika pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah mengantongi konfirmasi resmi.

​"Untuk kunjungan Wapres Gibran memang benar dan sudah ada kepastian dari Paspampres. Awalnya Rabu, kemudian bergeser ke Kamis (08/01/2026)," ujar Gubernur Kalsel, H. Muhidin, Selasa (06/01/2026) kemarin.
Wapres dijadwalkan menyisir dua titik lokasi yang sebelumnya telah disterilisasi oleh Paspampres. Seperti di Kabupaten Balangan dan Kabupaten Banjar.

​Berbeda dengan kepastian kunjungan Wapres, rencana kedatangan Presiden Prabowo Subianto yang sempat santer dikabarkan pada 12 Januari 2026 ternyata belum bersifat final. 

Gubernur Muhidin menegaskan adanya miskomunikasi terkait agenda peninjauan program Sekolah Rakyat dan lokasi banjir oleh Presiden.

​"Rencana itu memang ada, tetapi masih sebatas keinginan Menteri Sosial yang ingin mengajukan Presiden ke Kalsel. Sampai sekarang belum ada persetujuan,” tegas Muhidin meluruskan informasi dari Dinas Sosial Provinsi.

​Hingga saat ini, Pemprov Kalsel menyatakan belum ada jadwal pasti terkait kehadiran RI 1 di Banjarbaru maupun Kabupaten Banjar.

​Meskipun persiapan penyambutan RI 1 dan RI 2 terus dimatangkan, Gubernur Muhidin melaporkan bahwa debit air di beberapa titik sasaran peninjauan mulai menunjukkan tren positif.

​“Sekarang banjirnya sudah surut. Tapi kita tetap siaga dan siap melakukan persiapan,” katanya. 

Ia juga berharap cuaca ekstrem tidak kembali terulang seperti tahun-tahun sebelumnya. 

“Mudah-mudahan tidak sampai seperti banjir besar tahun 2021. Saat itu curah hujan mencapai 150 milimeter per hari, setara sebulan hujan,” pungkas Muhidin.

Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya