hallobanua.com, BANJARMASIN – Persiapan fisik menjadi prioritas utama bagi 711 Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Banjarmasin keberangkatan 1447H/2026M.
Mengingat ibadah haji merupakan ibadah yang mengandalkan kekuatan fisik, rangkaian pemeriksaan kesehatan hingga vaksinasi bagi ratusan jamaah pun mulai dilaksanakan di Kantor Dinas Kesehatan Banjarmasin, seperti pada Jumat (13/02/2026).
Plt Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Muhammad Ramadhan, menekankan pentingnya kesiapan mental dan raga jamaah sebelum bertolak ke Tanah Suci.
"Haji itu ibadah fisik. Jadi bagaimana fisik dan mental mereka harus dijaga. Jika ada keluhan kesehatan, segera datangi fasilitas kesehatan yang telah dituju sebelumnya," ujar Ramadhan disela kegiatan.
Untuk mengantisipasi paparan penyakit saat berkumpul dengan jutaan manusia dari berbagai belahan dunia, jamaah menjalani vaksinasi Meningitis dan Influenza di 8 Puskesmas rujukan, termasuk di Kantor Dinkes Banjarmasin.
Hingga saat ini, sebanyak 620 jamaah telah divaksin.
"Ini sebagai antisipasi agar daya tahan tubuh mereka siap. Minimal kalaupun terpapar, dampaknya tidak terlalu berat," tambah Ramadhan.
Sementara untuk vaksin Polio dan Covid-19, pihak Dinkes masih menunggu kiriman vaksin dari pusat.
Zainudin, salah satu CJH asal Banjarmasin, mengaku lega telah mendapatkan vaksin Meningitis dan Influenza.
Baginya, mengikuti prosedur kesehatan adalah bagian dari ikhtiar agar ibadah berjalan lancar.
"Ini penting untuk diri sendiri, bukan untuk orang lain. Harapannya ya mudah-mudahan dimudahkan, jangan kena penyakit di sana, dan bisa jadi haji mabrur," ungkap Zainudin.
Meski antusiasme tinggi, faktor keamanan tetap diutamakan. Dari total jamaah, terdapat 4 orang yang dinyatakan tidak istitha'ah (tidak memenuhi syarat kesehatan) karena kondisi demensia berat dan stroke.
Hal ini dilakukan demi menjamin keselamatan jamaah itu sendiri selama menjalankan prosesi haji yang berat.
Tahun ini, keberangkatan jamaah Banjarmasin diikuti oleh profil usia yang beragam, dengan jamaah tertua berusia 85 tahun (Paini Parto Utomo) dan termuda berusia 17 tahun (Nayli Azieza).
Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Tags
Pemko Banjarmasin
