Haul Guru Zuhdi: Bantuan Sapi Mengalir, Majta Ingatkan Waspada Proposal Palsu

hallobanua.com, BANJARMASIN – Menjelang pelaksanaan Haul ke-6 ulama kharismatik di Banjarmasin, KH Zuhdiannor atau yang akrab disapa Abah Guru Zuhdi, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama Polresta Banjarmasin menyerahkan bantuan berupa dua ekor sapi, di kawasan Kubah Guru Zuhdi, Banjarmasin, pada Sabtu (7/2/2026).
Bantuan ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap kelancaran kegiatan keagamaan besar yang rutin menyedot perhatian jutaan jemaah dari berbagai daerah.

​Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, menyampaikan bahwa selain bantuan logistik berupa hewan ternak, pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan dan fasilitas penunjang bagi jemaah. 

Mengingat estimasi jemaah yang hadir diprediksi mencapai lebih dari 1 juta lebih, Polda Kalsel akan menerjunkan sekitar 450 hingga 500 personel gabungan.

​"Kami juga mengerahkan kendaraan khusus (ransus) berupa dapur lapangan dan water treatment untuk membantu jemaah memenuhi kebutuhan makan dan minum. Selain itu, Bidokkes Polda Kalsel juga menyiagakan kesehatan lapangan bagi jemaah yang membutuhkan obat-obatan atau bantuan medis," ujar Irjen Pol. Rosyanto usai penyerahan.

​Kapolda juga mengimbau agar para jemaah menjaga ketertiban selama acara berlangsung pada 14 Februari mendatang.

​Sementara itu, Ketua Umum Majelis Tabarruk (Majta) Banjarmasin, Muhammad Nidauddin, memberikan apresiasi atas bantuan yang diberikan pihak kepolisian.

Ia menjelaskan bahwa bantuan sapi tersebut akan dialokasikan untuk dapur umum utama di area kubah.
"Hari ini kita serahkan ke Rumah Potong Hewan (RPH) untuk disembelih, kemudian akan diolah di dapur umum kita untuk dimasak dan dibagikan," ujarnya.

Salah satunya pelaksanaan haul dimajukan dari jadwal seharusnya agar tidak berbenturan dengan bulan Ramadan, demi kenyamanan jemaah dan relawan.

"Untuk pelaksanaan haul diawali Salat Maghrib berjamaah. Tapi biasanya sejak Salat Ashar sudah ramai. Setelah itu pembacaan Yasin, maulid simptudduror, tahlil dan doa," pungkasnya.

Nidauddin juga menegaskan bahwa pihak Yayasan Majelis Tabarruk (Majta) tidak pernah mengeluarkan atau "menelurkan" proposal permintaan dana kepada pihak manapun.
"Kami sampaikan kepada masyarakat bahwa dari Yayasan Majelis Tabarruk tidak ada mengeluarkan proposal atau permintaan donasi dalam bentuk apa pun. Jika ada yang beredar, itu mungkin atas nama pribadi atau pihak lain, dan kami dari Majta tidak bertanggung jawab atas hal tersebut," tutup Nidauddin.

Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya