Stok Menipis, Harga Beras Banjar Mulai Merangkak Naik Jelang Ramadan

​hallobanua.com, BANJARMASIN – Menjelang Ramadan 1447 H, harga sejumlah bahan pokok penting (Bapokting) di Banjarmasin mulai merangkak naik. 

Hasil pantauan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Pasar Antasari dan Pasar Beras Muara Kelayan pada Jumat (13/02/2026) kemarin, terjadi kenaikan harga, terutama pada komoditas beras lokal.

​Kepala Disperdagin Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menjelaskan bahwa beras Banjar mengalami kenaikan antara 5 hingga 10 persen. 

Hal ini dipicu oleh masa panen yang sudah lewat sehingga stok di tingkat pedagang mulai menipis. 

Meski demikian, pihak otoritas menjamin bahwa ketersediaan barang secara umum masih dalam kategori aman.

​Menyikapi kenaikan harga tersebut, Pemko Banjarmasin menyiapkan langkah konkret berupa operasi pasar murah secara masif. 

Sebanyak 16.000 paket sembako murah telah disiapkan untuk disebar selama bulan Ramadan.

​"Jumlah ini sudah melampaui realisasi tahun 2025. Tujuannya untuk membantu daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah yang kerap melonjak menjelang hari besar keagamaan," ujar Tezar. 

​Pihaknya berencana membuka pasar murah besar-besaran yang menggandeng Forum Banjarmasin CSR akan dimulai pada 18 Februari mendatang.

​Meski ada kenaikan harga pada beberapa komoditas, kenaikan tersebut diklaim masih di bawah 10 persen dan dalam tahap terkendali.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong (panic buying) yang justru dapat memicu kelangkaan dan lonjakan harga lebih tinggi.

​"Selama masyarakat tidak melakukan panic buying, inflasi daerah akan tetap aman. Stok bahan pokok dipastikan mencukupi hingga Idulfitri nanti," tegas perwakilan TPID Banjarmasin itu.
Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya