DMDI Kalsel Gelar Bedah Buku "Mimbar Perlawanan", Ibnu Sina: Gali Inspirasi Perjuangan Ulama di Level Nasional


hallobanua.com, BANJARMASIN – Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama yang dirangkai dengan Bedah Buku bertajuk "Mimbar Perlawanan: Pendidikan Islam, Tuan Guru, & Fondasi Nasionalisme di Kalimantan Selatan" karya Drs. Wajidi Amberi, M.Pd, pada Minggu (15/03/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di sekretariat ISFO Komplek Graha Dharma Praja Permai, Banjarmasin, Minggu petang (15/03/2026) ini menghadirkan tokoh penting seperti Prof. Dr. H. A. Hafiz Anshari, MA sebagai pembahas utama.

Ketua DMDI Kalsel sekaligus Presiden ISFO, H. Ibnu Sina, menekankan pentingnya membedah sejarah perjuangan para pendahulu di Kalimantan Selatan. 

Menurutnya, banyak kiprah ulama dan santri yang selama ini terabaikan, padahal mereka adalah pejuang yang merintis bidang pendidikan hingga mengangkat senjata demi kemerdekaan.

"Dari buku ini kita melihat banyak sekali informasi terkait pahlawan-pahlawan di tingkat lokal yang sangat patut diangkat menjadi pahlawan di level provinsi, bahkan level nasional," ujar Ibnu.

Ia mencontohkan organisasi seperti Musyawaratut Talibin yang aktif pada era 1940-an. 

Organisasi ini dinilai memiliki pengaruh besar namun akhirnya dibubarkan oleh penjajah kolonial karena dianggap berpotensi melakukan perlawanan yang membahayakan kedudukan penjajah.

Lebih lanjut, Wali Kota Banjarmasin 2 periode itu mengajak masyarakat memaknai ibadah puasa bukan sebagai alasan untuk bermalas-malasan, melainkan sebagai sumber kekuatan. Ia mengingatkan kembali peristiwa sejarah besar yang terjadi di bulan Ramadhan.

"Buku ini menginspirasi kita tentang spirit perjuangan. Perang Badar terjadi saat umat Islam berpuasa, bahkan Proklamasi Kemerdekaan RI pun dilakukan pada 9 Ramadhan. Jadi, negeri ini lahir saat umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa," tegasnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian program DMDI Provinsi Kalimantan Selatanl yang telah direncanakan sejak Rakernas sebelumnya. 

Selain bedah buku, DMDI Kalsel aktif dalam kegiatan sosial seperti aksi kebersihan masjid setiap hari Jumat.

Ibnu menambahkan bahwa seluruh jalannya bedah buku ini akan dikodifikasi dan dibuatkan notulen sebagai catatan perjalanan sejarah bagi DMDI.

"Terima kasih atas arahan Ketua Umum DMDI Indonesia, H. Said Aldi Al Idrus, SE., MM., dan Presiden DMDI Internasional, T.Y.T Tun Seri Setia Dr. H.M Ali Rustam. Semoga ini menjadi laporan kegiatan yang bermanfaat bagi dunia Melayu dan dunia Islam," pungkasnya.

Penulis : rian akhmad
Kalsel
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya