hallobanua.com, BANJARMASIN – Layanan bus Buy The Service (BTS) Trans Banjarmasin milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin telah memasuki pekan kedua operasional sejak diluncurkan pada 1 April 2024 lalu.
Bus dengan ciri khas kelir merah putih saat ini masih melayani masyarakat secara gratis.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Slamet Begjo, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat pada awal peluncuran sangat tinggi, meskipun saat ini mulai menunjukkan tren yang stabil atau stagnan.
"Alhamdulillah, Trans Banjarmasin sudah operasional per 1 April. Saat ini masih gratis selama satu bulan. Di minggu kedua ini, tren penumpang memang sedikit menurun dibandingkan hari-hari pertama yang didominasi warga yang sekadar ingin tahu," ujar Slamet dikonfirmasi Selasa (14/04/2026).
Slamet menjelaskan bahwa pusat integrasi seluruh koridor terbaru dipusatkan di Titik Nol Kilometer.
Hal ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat berpindah rute (transit) menuju berbagai destinasi di dalam maupun luar kota.
Warga dari Teluk Tiram yang ingin ke Sungai Handai, atau dari Alalak menuju berbagai penjuru kota, dapat melakukan transit di Nol Kilometer.
Titik ini juga menghubungkan penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke Pelaihari maupun ke kawasan Banjarbaru.
Menyikapi fluktuasi jumlah penumpang, Dishub Banjarmasin terus melakukan evaluasi.
Slamet mengakui bahwa sebagian masyarakat mungkin masih awam dengan rute-rute yang tersedia, sehingga sosialisasi akan terus ditingkatkan.
Selain penguatan armada konvensional, Slamet membeberkan rencana jangka panjang untuk meningkatkan daya tarik transportasi publik di Kota Seribu Sungai, salah satunya adalah penggunaan teknologi ramah lingkungan.
"Ke depan, kami berharap ada moda lain seperti bus listrik. Jika anggaran memungkinkan, penggunaan mobil listrik akan diarahkan untuk mengisi koridor-koridor yang saat ini belum terjangkau," pungkas Slamet.
Pemerintah Kota berharap, seiring berjalannya waktu, kesadaran masyarakat untuk beralih ke transportasi umum akan semakin meningkat, sehingga kemacetan di titik-titik krusial Banjarmasin dapat terurai secara signifikan.
Penulis : rian akhmad
Kota bjm
