Ibnu Sina Berbagi Strategi Bisnis Digital Tumbuh dan Bertahan di Tengah Disrupsi Digital

hallobanua.com BANJARMASIN – Strategi menghadapi tantangan sekaligus peluang di era digital menjadi fokus utama dalam kegiatan bertajuk “How Digital Business Growth and Survive” yang digelar di Banjarmasin Creative Hub (BCH), Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Ibnu Sina, serta merupakan hasil kolaborasi antara Politeknik Hasnur dan ISFO dalam upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha dan generasi muda di bidang bisnis digital.

Dalam pemaparannya, Ibnu Sina menegaskan bahwa pelaku usaha saat ini dituntut tidak hanya mampu mengembangkan bisnis, tetapi juga memiliki ketahanan dalam menghadapi disrupsi teknologi yang terus berkembang.

Dalam pemaparannya, Ibnu Sina menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan perilaku pasar. Menurutnya, pelaku bisnis tidak hanya dituntut untuk berkembang, tetapi juga mampu bertahan di tengah disrupsi digital.

“Kunci utama bisnis digital hari ini adalah adaptasi dan inovasi. Siapa yang cepat membaca perubahan, dia yang akan bertahan dan tumbuh,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi dalam menciptakan ekosistem digital yang kuat, khususnya di daerah. 

Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan lahir lebih banyak pelaku usaha digital yang tangguh dan berdaya saing.

Ditambahkannya, kemampuan membaca perubahan pasar dan beradaptasi secara cepat menjadi faktor kunci keberhasilan bisnis digital.

“Bisnis digital tidak cukup hanya tumbuh, tetapi juga harus mampu bertahan. Adaptasi dan inovasi menjadi kunci utama di tengah perubahan yang sangat cepat,” tampaknya
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi secara optimal, termasuk penggunaan media sosial, penguatan branding, serta inovasi produk sebagai strategi untuk memenangkan persaingan.

Selain itu, Ibnu Sina mendorong adanya kolaborasi antara dunia pendidikan dan pelaku industri dalam membangun ekosistem digital yang kuat, khususnya di daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Banjarmadin Creative Hub (BCH) dii kawasan Jl Yani KM 4 Banjarmasin ini diikuti oleh mahasiswa, pelaku UMKM, serta komunitas kreatif. 

Suasana berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk menggali strategi praktis dalam mengembangkan bisnis digital.

Sementara itu, pihak Politeknik Hasnur menyampaikan apresiasi kepada ISFO yang mau berkolaborasi sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dan generasi muda di bidang bisnis digital.

Kegiatan ini menurut Politeknik Hasnur merupakan bagian dari komitmen dalam mendorong literasi digital dan kewirausahaan di kalangan generasi muda.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan strategi yang diperoleh untuk membangun bisnis digital yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.

tim liputan
Kota bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya