hallobanua.com, BANJARMASIN – Senyum sumringah terpancar dari wajah warga Kelurahan Basirih, Banjarmasin Barat, pada Senin (06/04/2026).
Penantian panjang selama puluhan tahun akan akses penyeberangan yang layak akhirnya terjawab melalui prosesi Ground Breaking (peletakan batu pertama) pembangunan Jembatan Garuda.
Proyek ini merupakan hasil sinergi nyata antara TNI (Kodam VI/Mulawarman melalui Korem 101/Antasari) dengan Pemerintah Kota Banjarmasin sebagai bagian dari program pembangunan serentak di wilayah Kalimantan.
Bagi warga setempat, jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan urat nadi kehidupan.
H. Khusairi, warga Handil Bujur, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas dimulainya pembangunan ini. Menurutnya, kondisi akses penyeberangan selama ini sangat memprihatinkan dan membahayakan keselamatan.
"Alhamdulillah, masyarakat di sini sangat senang sekali. Sudah lama sekali kami menunggu ini, hampir puluhan tahun kondisinya rusak dan bergoyang. Bahkan sudah berkali-kali rubuh," ujar Khusairi dengan nada lega.
Ia menambahkan bahwa akses tersebut sangat krusial karena menjadi jalur utama bagi anak-anak sekolah yang harus menyeberang setiap hari.
"Sama jembatan ini juga jadi akses menuju masjid bagi warga sekitar dan jalur sentral yang tembus hingga ke kawasan Bromo," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, yang hadir langsung dalam prosesi tersebut, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat dan jajaran TNI.
Pembangunan jembatan gantung ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memecah isolasi antarwilayah.
"Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden RI, Haji Prabowo Subianto, beserta seluruh jajaran. Hari ini Kota Banjarmasin bersama TNI melaksanakan groundbreaking jembatan yang menyambung akses masyarakat antara Banjarmasin dan Kabupaten Banjar (Aluh-Aluh)," kata Muhammad Yamin.
Wali Kota juga berharap kolaborasi ini terus berlanjut, mengingat masih banyak titik di Banjarmasin yang memerlukan sentuhan infrastruktur serupa.
"Harapannya ini dapat mempermudah akses pendidikan dan kegiatan ekonomi sehari-hari," harap Yamin.
"Kita harap dukungan terus-menerus dari TNI/Polri dalam mengawal program Presiden untuk pemerataan akses di seluruh Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan," pungkasnya.
Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Tags
Pemko Banjarmasin
