Normalisasi di Pulau Insan Jadi Pertaruhan Pengendalian Air


hallobanua.com, BANJARMASIN – 
Pemerintah Kota Banjarmasin kini memusatkan perhatian pada kawasan Sungai Pulau Insan, Banjarmasin Tengah, yang selama ini dinilai belum optimal menjalankan fungsinya sebagai penampung limpasan hujan deras.

Kondisi lapangan menunjukkan bahwa ancaman banjir di kawasan seperti Jalan Sutoyo S dan sekitarnya dipicu oleh pendangkalan sungai yang cukup parah. 
Saat ini, kedalaman sungai hanya menyisakan sekitar 1,5 meter akibat tumpukan gulma dan sedimen, sehingga tidak mampu menampung debit air saat curah hujan tinggi.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menekankan bahwa proyek ini merupakan upaya keluar dari pola penanganan yang tidak tuntas.

"Ini bukan pekerjaan tambal sulam. Kita ingin penanganan yang terukur dan berdampak jangka panjang. Sungai harus kita kembalikan fungsinya sebagai pengendali air, bukan sumber masalah,” tegas Yamin HR saat meninjau lokasi, Senin (20/04/2026) siang.

Masalah utama yang dihadapi adalah hilangnya kapasitas tampung dan arus yang tersumbat. 

Dinas PUPR Banjarmasin pun harus mengerahkan alat amfibi mini guna melakukan normalisasi besar-besaran untuk mengatasi hambatan tersebut.
Sementara itu, Kepala Bidang Sungai PUPR Banjarmasin, Khairina Rahmi, menjelaskan bahwa tahap awal difokuskan pada pengembalian kedalaman sungai yang menyusut drastis.

"Untuk percepatan, kita lakukan normalisasi dulu. Sungai kita bersihkan, dikeruk, lumpur dan gulmanya kita pindahkan ke Pulau Insan untuk memperkuat struktur pulaunya," ujar Khairina.

Selain masalah kedalaman, kerawanan longsor pada tepian sungai juga menjadi ancaman yang bisa memicu pendangkalan kembali. 

Sebagai langkah darurat, pengamanan struktur menggunakan material alami dilakukan sebelum infrastruktur permanen dibangun.

"Nanti pinggir-pinggirnya kita pasang siring galam dulu supaya tidak jatuh lagi ke sungai,” jelas perempuan yang akrab disapa Emmy tersebut.

Pemko menargetkan pendalaman sungai hingga mencapai 3 meter, atau dua kali lipat dari kondisi saat ini. Kawasan Pulau Insan seluas 1,5 hektare ini diproyeksikan menjadi area retensi yang krusial.

Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya