hallobanua.com, BANJARMASIN – Seleksi atlet untuk memperkuat kontingen daerah dalam menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 18-24 Mei 2026 mendatang, mulai dilaksanakan.
Proses penjaringan atlet berprestasi ini telah berjalan sejak akhir Maret dan menyasar empat cabang olahraga (cabor) beregu.
"Jadi untuk seleksi POPDA sudah dilakukan, sudah mulai dari tanggal 28 Maret kemarin, dari empat cabor, dan terakhir nanti di cabor voli itu terakhir tanggal 4 April. Yang pertama bola basket, kemudian sepak bola, sepak takraw, kemudian bola voli," ujar Kabid
Olahraga Disbudporapar Banjarmasin
Marhamila Rabu (01/04/2026).
Sesuai dengan regulasi pertandingan, terdapat batasan usia dan status pendidikan yang ketat bagi para calon atlet.
Hal ini dilakukan untuk memastikan validitas peserta yang akan bertanding di level pelajar.
"Untuk kriterianya, atlet POPDA itu harus kelahiran 1 Januari 2009 atau sesudahnya, kemudian maksimal kelas 11 SMA, SMK, MA atau yang sederajat," tuturnya.
Mengenai perpindahan atlet antar daerah, Marhamila menegaskan bahwa aturan administrasi harus dipenuhi jauh-jauh hari.
Disbudporapar Banjarmasin menjamin bahwa proses seleksi tahun ini berjalan objektif tanpa adanya intervensi pihak luar.
Hal ini dilakukan guna mendapatkan atlet dengan kualitas terbaik yang mampu mempertahankan supremasi Banjarmasin di kancah olahraga pelajar.
"Tidak ada (atlet titipan) kalau untuk kota Banjarmasin, murni seleksinya dilakukan oleh ketua dan pengurus cabang olahraga masing-masing. Tidak ada kepentingan-kepentingan luar yang masuk, diusahakan agar atlet-atlet kita memang atlet-atlet yang terbaik," tegasnya.
Terkait target pada ajang POPDA 2026 nanti, Banjarmasin tetap mematok standar tinggi untuk membawa pulang piala tertinggi.
"Tentu saja target kita seperti sebelum-sebelumnya dan selalu diharapkan menjadi juara umum. Karena Banjarmasin itu selalu insya Allah mendapatkan juara umum. Jadi besar banget harapan kita untuk POPDA tahun 2026 juga mendapatkan juara umum," pungkasnya.
Penulis : rian akhmad
Kota bjm
