hallobanua.com, Perak, Malaysia - Komitmen terhadap pengembangan energi bersih dan berkelanjutan kembali ditunjukkan melalui kunjungan ke fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan Bidor, Negeri Perak, Malaysia, pada Senin (27/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung bersama Dato' Ir Guntor Tobing dari Gading Kencana Sdn Bhd, salah satu perusahaan yang dikenal aktif dalam pengembangan proyek energi surya di Malaysia.
Dato Ir Guntur Tobing sengaja mengajak rombongan dari Majlis Kebudayaan Etnik Banjar Malaysia 2026 #KayuhBaimbai.
Kunjungan dilakukan di area Solar Farm yang menjadi bagian dari upaya pemanfaatan energi matahari sebagai sumber listrik ramah lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Dato’ Ir Guntor Tobing menegaskan pentingnya percepatan transisi energi menuju sumber terbarukan, khususnya di kawasan Asia Tenggara yang memiliki potensi sinar matahari melimpah sepanjang tahun.
Menurutnya, pengembangan PLTS tidak hanya berkontribusi pada pengurangan emisi karbon, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang untuk ketahanan energi.
Solar Farm di Bidor ini menjadi salah satu contoh implementasi nyata pemanfaatan teknologi solar cell dalam skala besar, yang mampu memasok kebutuhan listrik secara efisien dan berkelanjutan.
Proyek ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi daerah lain dalam mengembangkan energi hijau.
Kunjungan ini sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas wilayah dalam pengembangan energi terbarukan, termasuk potensi kerja sama investasi dan transfer teknologi guna mendukung pembangunan berkelanjutan di masa depan.
H Ibnu Sina , juga Ketua DMDI Provinsi Kalimantan Selatan, dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi atas kunjungan ke dolar farm di Negeri Perak yang menjadi salah pengembangan energi terbarukan.
Kunjungan yang berlangsung bersama Guntor Tobing dari Gading Kencana Sdn Bhd, yang dikenal aktif dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga surya di Malaysia, dinilai Ibnu Sina bahwa pengembangan solar farm menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan kebutuhan energi masa depan yang ramah lingkungan.
“Pengembangan energi surya seperti ini merupakan inovasi yang sangat penting, tidak hanya untuk keberlanjutan lingkungan, tetapi juga sebagai solusi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pengalaman Malaysia dalam mengelola energi terbarukan, khususnya tenaga surya, dapat menjadi referensi berharga bagi daerah di Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan.
“Kami melihat potensi besar untuk mengadopsi dan mengembangkan model serupa di Indonesia. Kolaborasi lintas negara sangat diperlukan agar transfer pengetahuan dan teknologi dapat berjalan optimal,” tambahnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang tidak hanya mempererat hubungan antar tokoh dan institusi, tetapi juga membuka peluang kerja sama di bidang energi hijau antara Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam mendorong percepatan transisi menuju energi bersih di kawasan regional.
Tim liputan
Perak Malaysia
