hallobanua.com, BANJARMASIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin terus berupaya mempercepat penanganan Jembatan Cemara Ujung - Sungai Andai (CUSA).
Saat ini, fokus utama tertuju pada koordinasi intensif dengan DPRD Kota Banjarmasin serta tindak lanjut atas hasil audit internal.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Banjarmasin, Kartika Estaurina, menjelaskan bahwa pihaknya tengah bersiap menghadapi Rapat Dengar Pendapat (RDP) kedua atau lanjutan bersama pihak legislatif untuk menentukan langkah penyelesaian jembatan tersebut.
Proses saat ini berada pada tahap krusial setelah keluarnya hasil audit ketaatan dari Inspektorat. Berdasarkan rekomendasi audit tersebut, konsultan perencana diminta untuk melakukan peninjauan ulang terhadap desain jembatan yang dilengkapi dengan justifikasi teknis.
"Hasil audit ketaatan dari Inspektorat mengenai jembatan tersebut sudah keluar. Sesuai permintaan hasil audit, konsultan perencana diminta melakukan review design yang dilengkapi dengan justifikasi teknis. Semua poin yang dihasilkan dari audit tersebut sudah kami jawab dan tindak lanjuti," ujar Kartika dikonfirmasi, Sabtu (18/04/2026).
Langkah selanjutnya adalah membahas detail teknis dan administratif tersebut dalam RDP lanjutan guna mendapatkan kesepakatan bersama mengenai kelanjutan konstruksi di lapangan.
Mengenai target penyelesaian fisik, Dinas PUPR masih melakukan perhitungan cermat terkait ketersediaan waktu.
Jika memungkinkan secara teknis dan disetujui dewan, proyek ini akan diusulkan pada APBD Perubahan.
Namun, mengingat durasi pengerjaan di anggaran perubahan yang sangat terbatas (kurang lebih 3 bulan), ada opsi realistis lainnya.
"Kami akan hitung kembali apakah bisa selesai di anggaran perubahan ini, karena waktunya terbatas hanya sekitar 3 bulanan. Jika dirasa belum bisa selesai, maka harus masuk di (APBD) murni 2027. Saat ini kita masih menunggu jadwal rapat lanjutan dan keputusan dari dewan," pungkas Kartika.
Penulis : rian akhmad
Kota bjm
