hallobanua.com, BANJARMASIN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin memastikan hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus penyakit Hantavirus (virus hanta) di wilayah Kota Banjarmasin maupun di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) secara keseluruhan.
"Belum ada kasus untuk penyakit Hantavirus. Kementerian Kesehatan menyebutnya sebagai penyakit virus hanta. Jadi kami pastikan di Kota Banjarmasin belum ada penyakit tersebut dan mudah-mudahan tidak pernah ada, termasuk juga di Kalimantan Selatan," ujar Dwi Atmi, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Senin (25/05/2026).
Ia menambahkan bahwa di tingkat provinsi pun laporan mengenai virus ini masih nihil.
Kendati demikian, pihak Dinas Kesehatan mengimbau agar semua pihak tidak lengah dan tetap menjaga kewaspadaan bersama.
Menurutnya, gejala awal virus ini sekilas sangat mirip dengan infeksi virus pada umumnya, sehingga sering kali membuat masyarakat keliru.
"Gejalanya seperti demam tinggi mendadak, badan terasa sakit/pegal, tubuh terasa lemas dan letih, kemudian batuk dan sesak napas (jika mulai berdampak pada organ dalam)," bebernya.
Jika infeksi ini terus berlanjut tanpa penanganan medis yang tepat, dampaknya bisa menjadi sangat fatal karena menyerang organ vital.
"Mirip dengan penyakit virus yang lain, jadi kita biasa mengalami demam tinggi, kemudian badan sakit, kemudian lemes. Kalau terus berlanjut, selain ke ginjal juga bisa menyerang ke paru-paru. Gejalanya berkembang menjadi timbul batuk hingga sesak napas," jelasnya.
Mengingat gejalanya yang menyerupai demam biasa namun berpotensi mematikan, Dinas Kesehatan Banjarmasin meminta masyarakat untuk tidak menyepelekan gejala demam yang muncul. Warga diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat tanpa harus menunggu berhari-hari.
"Kami sangat berharap kepada masyarakat, ketika merasakan demam ini jangan menunggu sampai tiga hari. Cukup satu hari demam, langsung datangilah Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat," tegas Atmi.
Penulis : rian akhmad
Kota bjm
