Harga Pipa Impor Naik 50 Persen, PAM Bandarmasih Refocusing Anggaran

 
hallobanua.com, BANJARMASIN – Melemahnya nilai tukar rupiah turut berdampak terhadap harga material pipa impor melonjak tajam hingga lebih dari 50 persen akibat gejolak ekonomi global tersebut.

​Menyikapi situasi ini, manajemen PT PAM Bandarmasih melakukan refocusing (pengalihan) anggaran. 

​Direktur PT PAM Bandarmasin, Zulbadi, menjelaskan bahwa penyesuaian anggaran ini dilakukan dengan memilah program kerja secara ketat, di mana proyek-proyek yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat akan tetap menjadi prioritas utama.

"Kenaikan dolar berdampak langsung pada harga pipa yang bahan bakunya masih harus diimpor dari luar negeri. Oleh karena itu, kami terpaksa melakukan refocusing anggaran, memprioritaskan program yang memiliki skala prioritas tinggi untuk masyarakat, seperti peningkatan distribusi air dan perbaikan kualitas layanan," ujar Zulbadi Kamis, (21/05/2026).

​Sebagai konsekuensi dari lonjakan harga material tersebut, PT PAM Bandarmasih terpaksa melakukan efisiensi pada proyek fisik.

Salah satunya adalah pengurangan volume penggantian pipa yang semula ditargetkan sepanjang 5 kilometer untuk tahun ini serta mundurnya jadwal peremajaan pipa jangka panjang. 

Rencana peremajaan yang semula ditargetkan selesai dalam waktu 5 tahun, kini kemungkinan harus melar hingga 7 tahun.

Penulis : rian akhmad
Kota bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya