KRI Teluk Kupang 519 Sandar di Banjarmasin, TNI AL Ajak Warga Naik Kapal Perang Melalui Open Ship


hallobanua.com, BANJARMASIN — 
Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Kupang 519 resmi bersandar di Kota Seribu Sungai pada Rabu (20/06/2026) pagi di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Kehadiran kapal perang jenis Angkut Tank (AT) ini membawa misi penting dalam rangka Operasi Trisila 26 Tahap II TNI Angkatan Laut Tahun 2026.

Menariknya, kedatangan kapal perang ini tidak hanya untuk menjalankan misi militer, melainkan juga membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat Banjarmasin dan sekitarnya. 

Melalui kegiatan Open Ship, warga diberikan kesempatan langka untuk naik ke atas geladak kapal, melihat langsung alutsista kebanggaan tanah air, sekaligus mendapatkan edukasi kemaritiman yang berharga.

Tak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian sosial, TNI AL juga langsung menggelar aksi donor darah di atas kapal perang yang diikuti langsung Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, TNI, Polri, serta masyarakat umum.

Wadan Satgas Trisila, Kolonel Laut (P) Agung Nugroho Kusumaji, menjelaskan bahwa KRI Teluk Kupang 519 merupakan bagian dari armada tangguh yang diterjunkan dalam Satgas Trisila Angkatan Laut tahun 2026. 

Operasi ini bergerak secara komprehensif dengan melibatkan berbagai unsur berkemampuan tinggi.

"Satgas Trisila ini melibatkan beberapa unsur. Yang pertama unsur laut KRI Teluk Kupang 519, kemudian kita juga membawa helikopter AS Panther di belakangnya. Kami juga membawa unsur pasukan pendarat, yakni Marinir satu peloton, dan didukung penuh oleh unsur pangkalan seperti Lanal Banjarmasin," ujar Agung dihadapan awak media.

Dirinya menegaskan, tujuan utama dari Operasi Trisila ini adalah untuk menjamin keamanan dan keselamatan bagi para pengguna laut di perairan Indonesia, khususnya di sepanjang wilayah kerja Koarmada II. 

Namun, di samping misi patroli, kehadiran mereka di daratan juga difokuskan untuk berinteraksi dan membangun potensi maritim bersama masyarakat.

"Besok, kami akan melaksanakan aksi bersih-bersih pantai dan penanaman mangrove di Kabupaten Tanah Laut untuk menyukseskan gerakan asri yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo. Terakhir, pada hari Jumat, kami akan melaksanakan penanaman kedelai untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah menuju swasembada," tambahnya. 

Sementara itu, Komandan Lanal (Danlanal) Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, menyatakan kesiapan penuh jajarannya dalam mendukung Satgas Trisila, termasuk menyiapkan lahan khusus untuk program ketahanan pangan.

"Kita di sini mendukung apa yang telah menjadi tanggung jawab dari Lanal Banjarmasin sebagai pangkalan. Kita alokasikan rangkaian bakti sosial ini. Terkait ketahanan pangan, kita punya komoditas produksi di mana ada area perikanan, peternakan, dan pertanian. Nanti kita akan menanam kedelai di lahan seluas 2 hektare," jelasnya.

Danlanal memberikan undangan terbuka dan hangat kepada seluruh warga Banua untuk memanfaatkan momen langka ini dengan mengunjungi KRI Teluk Kupang 519.

"Kami berharap masyarakat Banjarmasin dan sekitarnya silakan menonton. Ini adalah kapal Anda, kapal rakyat. Silakan berdatangan, silakan melihat bagaimana kapal-kapal rakyat ini," pungkasnya.


Penulis : rian akhmad
Kota bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya