hallobanua.com, BANJARMASIN — Bertepatan dengan momen Malam Takbiran Idul Adha 1447 H sekaligus momen rangkaian Hari Jadi Kota Banjarmasin yang ke-500 tahun, Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar acara akbar Pawai Malam Takbiran.
Dari pantauan media ini, ribuan warga dari berbagai penjuru kota sudah mulai memadati titik start di Halaman Kantor Wali Kota Banjarmasin, Jalan RE Martadinata, Banjarmasin Tengah.
Arus kreativitas dan antusiasme warga memuncak saat iring-iringan kendaraan hias mulai bergerak menyusuri rute jalan protokol, salah satunya melintasi kawasan Jalan RE Martadinata.
Fokus utama yang paling mencuri perhatian masyarakat sepanjang rute pawai adalah kehadiran berbagai hiasan Tanglong (lentera hias tradisional) raksasa dengan arsitektur yang sangat detail.
Kendaraan peserta pawai disulap menjadi panggung cahaya bergerak, menampilkan replika masjid, menara ikonik Banjarmasin "Kota Seribu Sungai", hingga miniatur bedug raksasa yang menyala terang di tengah kegelapan malam.
Lampu-lampu hias yang estetik dikombinasikan dengan gema takbir yang bersahut-sahutan dari atas mobil bak terbuka membuat atmosfer malam kota Banjarmasin terasa sangat magis dan religius.
Kemeriahan festival lampu dan budaya ini menuai decak kagum dari warga yang menonton langsung di tepi jalan. Salah satunya diungkapkan oleh Febrina Salsabila, seorang warga asal Banjarmasin Barat yang sengaja datang ke pusat kota hanya untuknmenyaksikan langsung keseruan pawai tahun ini.
"Pawai tahun ini betul-betul meriah dan luar biasa kreatif. Kreativitas warga Banjarmasin memang top. Dan senang sekali bisa mengajak keluarga melihat keramaian seperti ini lagi, rasanya pas sekali merayakan malam takbiran ini" sambung Salsabila.
Ia pun mengakui, jika malam Lebaran Idul Adha tahun ini lebih meriah dan berbeda dari tahun sebelumnya.
"Semoga tahun depan ada lagi dan lebih meriah daripada tahun ini," harap perempuan 16 tahun tersebut.
Acara yang dilepas langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, bersama Wakil Wali Kota, Ananda, ini berjalan dengan tertib dan aman berkat pengawalan ketat dari petugas gabungan, meskipun antrean kendaraan penonton memadati bahu-bahu jalan utama.
Penulis : rian akhmad
Kota bjm
