hallobanua.com, BANJARMASIN - Sebuah insiden berdarah dipicu masalah sepele terjadi di Jalan Antasan Kecil Barat, Gang Ibu RT 13, Banjarmasin Tengah pada Kamis (11/6/2026) malam kemarin sekitar pukul 23.00 WITA.
Sultan Akbar (32), yang dalam kondisi mabuk berat, nekat menganiaya M. Haikal alias Tukul (26) menggunakan senjata tajam (sajam) hanya karena kunci sepeda motornya hilang.
Peristiwa bermula saat korban, Tukul, sedang berkumpul bersama rekan-rekannya (Fazley, Faisal, Amat) di dalam gang.
Tiba-tiba, pelaku datang menghampiri mereka dalam keadaan mabuk berat (fly) dan langsung meminta rokok. Karena tidak ada satu pun dari saksi yang merokok, korban berinisiatif meminjam sepeda motor milik pelaku untuk membelikan rokok ke warung terdekat.
Petaka dimulai saat korban dalam perjalanan pulang dari warung. Tanpa disadari oleh korban, kunci kontak sepeda motor pelaku terlepas dan jatuh di jalan akibat kondisi lubang kunci yang sudah longgar alias dol.
Menyadari motornya mogok tanpa kunci, korban menghubungi temannya untuk meminta bantuan mendorong motor tersebut kembali ke lokasi berkumpul.
Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban dengan jujur menjelaskan kepada pelaku bahwa kunci motornya telah terjatuh di jalan.
Pelaku yang berada di bawah pengaruh alkohol langsung tersulut emosi dan membentak korban untuk segera mencari kunci tersebut sampai ketemu.
Korban berniat baik dan meminjam sepeda motor temannya yang lain untuk kembali menyisir jalanan guna mencari kunci yang hilang.
Modus penganiayaan terjadi secara spontan dan brutal saat korban bersiap berangkat mencari kunci. Pelaku tiba-tiba mengamuk dan mendorong sepeda motor yang dinaiki korban hingga korban terjatuh.
Begitu korban terjatuh dan tidak siap, pelaku langsung mencabut senjata tajam jenis pisau yang diselipkan di pinggangnya dan menghujamkannya ke arah tubuh korban.
Korban sempat mencoba mengelak, namun sabetan sajam tersebut telanjur mengenai dan merobek lengan tangan sebelah kirinya.
Usai terkena tusukan, korban langsung bangkit dan melarikan diri dari lokasi untuk mencari bantuan medis. Korban awalnya dilarikan ke Rumah Sakit Islam Banjarmasin, namun karena luka robek yang cukup parah, ia harus dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk menjalani tindakan operasi.
Pelaku yang sempat diamankan warga setempat akhirnya resmi diringkus oleh tim gabungan Buser Polsek Banjarmasin Tengah yang dibantu oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Macan Satreskrim Polresta Banjarmasin.
Saat akan dibawa, pelaku sempat melakukan perlawanan kepada petugas sebelum akhirnya berhasil dijebloskan ke Mapolsek.
Kapolsek Banjarmasin Tengah, AKP Haris Wicaksono, melalui Kanit Reskrim Ipda Raihan Fakhri Primavinsyah, membenarkan insiden berdarah tersebut pada Sabtu (13/06/2026).
Saat ini pelaku beserta barang bukti sajam telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Penulis : rian akhmad
Kota bjm
Tags
Banjarmasin
