hallobanua.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin langsung bergerak cepat merespons arahan dari Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Sekdaprov Kalsel) terkait polemik penanganan sampah dan kontinuitas kebersihan sungai.
Sinergi dan kolaborasi lintas pemerintah daerah kini menjadi fokus utama demi memastikan program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) berjalan berkesinambungan.
Menanggapi instruksi strategis tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Chandra Iriandhy Wijaya, menegaskan bahwa catatan dari Pemprov Kalsel menjadi atensi khusus yang akan segera ditindaklanjuti.
"Dari Provinsi tentunya akan menjadi atensi dari Pemko untuk segera melaksanakan kolaborasi, koordinasi antara penanganan sungai," ujar Chandra Iriandhy Wijaya saat hadir dalam kegiata. Di 0 Kilometer pada Jumat 05/06/2026).
Chandra menjelaskan, Pemko Banjarmasin sebenarnya telah memiliki sistem penanganan yang terstruktur di bawah Dinas PUPR.
Melalui Bidang Sungai dan Drainase, pihaknya mengandalkan tim taktis yang dikenal sebagai Pasukan Turbo serta armada khusus pembersih sungai.
"Untuk diketahui, di Pemko Banjarmasin ini memang sudah ada Bidang Sungai dan Drainase, atau Pasukan Turbo, termasuk di dalamnya kapal sapu-sapu. Terkait penanganan misalnya untuk pembersihan sungai, itu sudah rutin kami lakukan," jelasnya.
Ia memastikan bahwa armada kapal sapu-sapu tidak pernah berhenti beroperasi. Pemeliharaan dan pembersihan rutin terus berjalan untuk menghalau sampah domestik maupun kiriman yang kerap menyumbat aliran sungai di Kota Seribu Sungai ini.
Lebih lanjut, Chandra memaparkan bahwa konsep penanganan sungai di Banjarmasin tidak boleh hanya berfokus pada bentang Sungai Martapura semata.
Selain proyek fisik normalisasi berskala besar, aspek pemeliharaan harian juga menjadi kunci. Petugas di lapangan terus disiagakan untuk memastikan tidak ada pemutus arus (bottleneck) antara saluran pembuangan di permukiman warga dengan muara sungai.
"Di sisi rutin dan kontinuitasnya, kita membersihkan drainase terus untuk mengantisipasi segala macam sumbatan yang menyebabkan saluran drainase tidak terhubung. Kita pastikan jalur pembuangan antara drainase dengan sungai di sekitarnya tetap lancar," pungkasnya.
Penulis : rian akhmad
Kota bjm
Tags
Pemko Banjarmasin
