hallobanua.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus berupaya meningkatkan kinerja serta kedisiplinan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerjanya.
Langkah ini diambil guna mematahkan stigma negatif masyarakat terkait kinerja pegawai pemerintah yang dinilai kurang produktif.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama jajaran staf ahli, asisten, dan BKDSDM Banjarmasin berkomitmen untuk meningkatkan performa ASN secara menyeluruh.
"Bagaimana cara meningkatkan performanya? Salah satunya adalah meningkatkan kedisiplinan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas Ichrom Muftezar saat ditemui di Balai Kota, Kamis (23/06/2026).
Ia membeberkan bahwa langkah pengetatan ini juga menjadi jawaban atas maraknya sorotan masyarakat terkait oknum ASN yang hanya sekadar hadir untuk absen, lalu pergi ngopi tanpa memberikan pelayanan yang produktif.
Menurutnya, ASN dituntut untuk hadir tepat waktu, menjaga produktivitas kerja sepanjang hari, hingga pulang sesuai jam kerja yang ditentukan.
Terkait adanya praktik "titip absen" di kalangan ASN, Sekda membenarkan bahwa pihak Pemko telah menemukan indikasi tersebut.
Temuan ini terungkap salah satunya saat gelaran acara-acara resmi serta sidak mendadak yang dilakukan ke instansi atau SKPD.
"Berdasarkan laporan, ada beberapa (yang kedapatan titip absen), jumlahnya tidak sampai 10 orang. Kami mendapatkan arahan dari Pak Wali Kota untuk tidak hanya menggelar apel, tetapi juga langsung melakukan sidak ke SKPD-SKPD," jelasnya.
Mengenai sanksi bagi Oknum ASN yang kedapatan menitipkan absensi, Pemko Banjarmasin saat ini memilih langkah pembinaan terlebih dahulu karena merupakan kejadian pertama.
Para pegawai yang terlibat akan dipanggil untuk dimintai keterangannya serta diminta menandatangani surat komitmen dan pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.
"Kami beri peringatan dulu, terus minta komitmen mereka dan menyampaikan surat pernyataan. Namun, kalau seandainya mereka mengulangi lagi atau ada ASN lain yang kedapatan, kami akan berikan Surat Peringatan (SP)," pungkas Tezar.
Penulis : rian akhmad
Kota bjm
