hallobanua.com, BANJARMASIN — Pasca pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Banjarmasin, ternyata masih banyak sekolah di Kota Banjarmasin yang minum pendaftar alias kekurangan siswa.
Menyikapi hal itu, Kadisdik Kota Banjarmasin Ryan Utama mengungkapkan penyebabnya, salah satu pemicu utamanya adalah pergeseran demografi penduduk dan lokasi pemukiman yang terus berubah secara alamiah.
Selain faktor geografis dan kependudukan, Ryan menyebutkan bahwa makin banyaknya alternatif pilihan sekolah di luar sekolah negeri turut memengaruhi minat pendaftar.
Untuk itu, pihaknya tengah melakukan analisis mendalam untuk memetakan sekolah-sekolah yang memerlukan penanganan khusus, baik berupa penggabungan maupun pembukaan sekolah baru.
"Kami mencoba menganalisa sekolah-sekolah mana yang akan kita grouping, yang memang minim pendaftar. Tetapi itu memerlukan tahapan. Di sisi lain, kita juga mengkaji bagaimana memunculkan sekolah baru untuk memenuhi wilayah yang daya tampungnya harus lebih banyak," jelas Ryan, Senin (6/7/2026).
Kajian komprehensif tersebut nantinya akan mengacu pada data usia anak di setiap kawasan secara berkala. Dengan begitu, proyeksi kebutuhan sekolah di masa depan dapat dipetakan secara akurat.
"Setiap tahunnya pasti akan diperkirakan, anak yang saat ini usia berapa, di tahun berapa akan masuk sekolah. Data usia pelajar di tiap kawasan ini akan kami perhatikan betul sebelum mengambil keputusan untuk menambah sekolah baru atau melakukan grouping," tegasnya.
Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
