Travel Trip Banua Fasilitasi 95 Jamaah Ziarah Walisongo dan Haul Guru Bangil


hallobanua.com, BANJARMASIN – Animo masyarakat Kalimantan Selatan untuk melaksanakan ibadah wisata religi ke pulau Jawa tetap tinggi.

Hal ini terlihat saat agen perjalanan Travel Trip Banua Kita yang resmi memberangkatkan rombongan jamaah ziarah melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Sabtu (11/07/2026).

Perjalanan yang dirancang selama 13 hari ini mengombinasikan rute ziarah Walisongo serta menghadiri agenda utama, yakni Haul ulama kharismatik asal Banua, KH Muhammad Syarwani Abdan Al-Banjari atau yang lebih dikenal sebagai Guru Bangil di Pasuruan, Jawa Timur.

Pihak travel mengungkapkan bahwa total jamaah yang berangkat dalam rombongan kali ini mencapai 95 orang. Angka ini menunjukkan konsistensi minat masyarakat Banua dari tahun ke tahun yang ingin mengambil berkah dari para wali dan ulama.

Tour Leader Travel Trip Banua Kita, Hj. Habibah Surli, menjelaskan bahwa untuk mengakomodasi seluruh jamaah selama di pulau Jawa, pihak panitia telah menyiapkan armada bus yang disesuaikan dengan jumlah peserta.

"Rombongan kami sekitar 95 orang. Nanti di sana menggunakan satu bus besar berkapasitas 60 orang, dan satu bus tanggung berkapasitas 35 orang," ujar Hj. Habibah saat ditemui sebelum keberangkatan di Pelabuhan Trisakti.

Ia menambahkan, peserta ziarah kali ini tidak hanya datang dari Kota Banjarmasin, melainkan gabungan dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan hingga provinsi tetangga.

Terkait pilihan moda transportasi menggunakan kapal laut, Hj. Habibah tidak menampik bahwa selain sudah menjadi langganan, kondisi harga tiket transportasi lain yang sedang melonjak turut menjadi pertimbangan demi menyesuaikan kemampuan finansial jamaah.

Disisi lain, menghadiri Haul Guru Bangil merupakan tradisi yang erat bagi masyarakat Kalsel. Jasa besar Guru Bangil dalam menyebarkan ilmu agama termasuk hubungan eratnya dengan ulama-ulama besar Banua seperti Guru Sekumpul menjadi magnet spiritual tersendiri.

Hj. Habibah berharap agenda tahunan ini berjalan lancar tanpa hambatan, serta membawa keberkahan bagi para jamaah dan pengelola travel.

"Harapan kami mudah-mudahan semua jamaah yang ikut ini diberikan kesehatan, dimudahkan urusannya, dan dipanjangkan umurnya. Semoga di tahun-tahun mendatang kami bisa kembali melaksanakan kegiatan ini," harapnya.

Waktu perjalanan selama 13 hari tentu memerlukan kesiapan fisik yang matang. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan langkah para peserta yang didominasi oleh kaum ibu.

"Kenapa memilih ikut ziarah Walisongo dan Haul ini? Karena kami mencari berkahnya para wali, sekaligus ini kesempatan baik bisa berkumpul dan bersenang-senang dengan sesama jamaah," kata Fitrianti tersenyum.

Rombongan dijadwalkan akan mengarungi Laut Jawa menuju Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan darat maraton ke berbagai titik situs keramat Walisongo dan puncaknya di Bangil, Pasuruan.

Penulis : rian akhmad
Kota bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya