84 Atlet Kalsel Bertanding di Bamara Sport Climbing Competition


hallobanua.com, BANJARMASIN – Sebanyak 84 pemanjat tebing dari 12 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan beradu ketangkasan dalam kejuaraan "Bamara Sport Climbing Competition 2026" Sirkuit 2 Kalsel yang digelar di kawasan GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin pada Jumat (28/08/2026) kemarin.

 Ajang yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp30 juta ini menjadi wadah penting untuk mengasah potensi atlet muda serta menjaring bibit-bibit unggul di banua.

Kompetisi panjat tebing yang berlangsung selama tiga hari tersebut memperlombakan dua disiplin utama, yakni Lead dan Speed, mulai dari kelompok umur anak-anak hingga kelas umum.

Rangkaian perlombaan dibuka dengan sesi kualifikasi Lead U-15 dan Umum Putra di hari pertama, dilanjutkan babak final kategori Lead U-15 serta Speed Umum di hari kedua. Hari ketiga menjadi penentu untuk babak final Lead Umum dan Speed U-13+U-11, yang kemudian ditutup dengan Upacara Penyerahan Hadiah (UPP).

Ketua Umum Pengprov FPTI Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, menekankan pentingnya menggelar turnamen secara berkala guna mematangkan bakat para pemanjat tebing usia dini.

 Apalagi, olahraga panjat tebing kini semakin digandrungi masyarakat usai keberhasilan menyumbang medali emas di ajang internasional.

"Ayo kita sama-sama jalankan amanah organisasi, jadikan ini sebagai kesempatan untuk beribadah. Karena dengan kita bisa mencetak atlet, insya Allah terutama bisa mengharumkan nama daerah dan membahagiakan masyarakat," ungkap Hasnuryadi.

"Mudah-mudahan atlet kita tidak hanya berprestasi di regional, tetapi juga bisa membawa nama negara di kancah internasional," sambungnya.


Di sela-sela pembukaan kejuaraan pada Jumat (28/8/2026), Hasnuryadi meresmikan dan mengukuhkan jajaran Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Banjarmasin masa bakti 2026–2030 yang dipimpin oleh Ahmad Zazuli.

Menjawab tantangan pembinaan atlet muda, Ketua Umum FPTI Banjarmasin terpilih, Ahmad Zazuli, menegaskan komitmennya untuk langsung merangkul klub-klub lokal serta merambah ke lingkungan sekolah.

"Program kita ke depan ingin membina atlet-atlet muda untuk bisa bertanding di kancah nasional maupun internasional demi membawa nama kota kita," tutur Zazuli.

Zazuli menambahkan, pihaknya kini tengah menginventarisir dan merangkul kembali klub-klub panjat tebing yang sempat vakum, sekaligus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin melalui program Goes to School untuk menjaring talenta atlet sejak dini.


Penulis : rian akhmad
Kota bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya