hallobanua.com, BANJARMASIN — Kerusakan parah pada jembatan di Jalan Tembus Mantuil, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, terus memicu kekhawatiran masyarakat setempat.
Keadaan jembatan yang berlubang menganga kini hanya ditanggulangi ala kadarnya menggunakan selembar tripleks.
Warga setempat, Ahmad Zaini, mengungkapkan bahwa kendati struktur jembatan sudah lama mengalami penurunan kualitas, tingkat kerusakannya kian mengkhawatirkan dalam kurun satu bulan terakhir.
"Seperti itulah kondisinya dan tidak pernah diperbaiki. Tapi rusak parah sampai berlubang besar itu sebulan ini," beber Ahmad Zaini saat dibincangi Sabtu (15/08/2026).
Menurut Zaini, penanganan sementara berupa penutupan lubang dengan papan tripleks tersebut dilakukan oleh pihak kelurahan setempat agar akses tidak terputus total.
"Dari kelurahan menutup kemarin. Memang kerusakan ini belum pernah kami laporkan. Tapi jika sudah melihat langsung ya harapannya kelurahan bisa menindaklanjuti," tuturnya.
Ia menekankan agar pemerintah daerah tidak menutup mata, terlebih jalur tersebut merupakan urat nadi transportasi di kawasan industri yang saban hari dijejali armada berbobot berat.
"Banyak mobil besar-besar melintas. Jadi memang sudah seharusnya diperbaiki apabila rusak. Harapannya segera diperbaiki, kalau bisa direhab total sudah seperti jembatan lainnya yang beton," tegas Zaini.
Menanggapi keluhan warga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin memastikan perbaikan permanen belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Opsi penanganan sementara menjadi satu-satunya langkah realistis saat ini.
Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Chandra Iriandhy Wijaya, menerangkan bahwa opsi tersebut diambil karena perbaikan menyeluruh membutuhkan anggaran besar, khususnya untuk membiayai pembebasan lahan warga di area sekitar.
"Jadi akan kita lakukan penanganan sementara dulu karena kalau penanganan permanen itu anggaran cukup besar karena ada pembebasan lahan," terang Chandra, Sabtu (15/8/2026) kemarin.
Chandra menambahkan, alokasi penanganan sementara bakal dimasukkan ke pos pemeliharaan pada APBD Perubahan tahun ini, sementara perbaikan permanen masih tertahan di tahap perencanaan.
"Masih perencanaan karena itu memerlukan tahapan-tahapan dan kita cek dulu, apalagi pembebasan lahan tidak bisa langsung," bebernya.
Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di lokasi, Dinas PUPR mengimbau para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas.
"Masyarakat jangan khawatir, jembatan akan diperbaiki segera. Tetap berhati-hati saat lewat jembatan," pesan Chandra.
Penulis: Rian Akhmad
Kota Bjm
