hallobanua.com, BANJARMASIN — Perusahaan Daerah (Perusda) PT Bangun Banua Kalimantan Selatan menggelar Dialog Terbuka bersama insan pers se Kalimantan Selatan di Hotel Roditha Banjarmasin, pada Kamis (06/08/2026).
Agenda ini dilaksanakan sebagai langkah nyata perusahaan daerah dalam membuka informasi publik seluas-luasnya serta menghapus stigma negatif yang selama ini melekat.
Direktur Utama PT Bangun Banua, H. Afrizaldi, menyampaikan bahwa keterbukaan informasi merupakan landasan paling utama bagi perusahaan daerah untuk mengembalikan kepercayaan publik (public trust) dan membangun ekosistem bisnis yang transparan serta profesional.
"Dialog terbuka ini merupakan salah satu upaya kami di perusahaan daerah untuk membuka informasi seluas-luasnya terkait apa saja yang ada di Bangun Banua. Kami menyadari bahwa keterbukaan informasi ini adalah landasan utama kita untuk menuju ke arah yang lebih baik," ujar Afrizaldi.
Ia menegaskan, PT Bangun Banua kini berkomitmen membuka informasi bisnis yang dijalankan, alur keuangan perusahaan, hingga sistem manajemen internal kepada publik.
Langkah ini dinilai sangat krusial untuk memberikan kepastian dan jaminan keamanan ekosistem bisnis bagi para investor maupun mitra usaha yang ingin bekerja sama.
"Ini sangat penting karena para investor dan pelaku usaha yang ingin bekerja sama dengan perusahaan daerah memerlukan keterbukaan itu. Mereka perlu jaminan bahwa ekosistem bisnis berlangsung dengan baik, dan keterbukaan informasi ini mengawali hal tersebut," tuturnya.
Melalui keterbukaan informasi ini, Afrizal juga memanfaatkan forum ini untuk merespons berbagai isu besar yang berkembang di publik, termasuk isu KKN terkait awal penunjukannya satu tahun lalu.
Keterbukaan tersebut dibuktikan dengan pencapaian kinerja nyata, di mana pendapatan perusahaan melonjak signifikan dari Rp5 miliar menjadi Rp9,1 miliar dalam kurun satu tahun.
Afrizal pun berharap forum Dialog Terbuka seperti ini dapat diselenggarakan secara berkelanjutan. Menurutnya, insan pers merupakan mitra strategis sekaligus corong utama dalam menyampaikan perkembangan Perusda kepada masyarakat luas.
"Kami akan sangat terbuka dengan rekan-rekan media karena rekan-rekan ini menjadi corong kami untuk mempublikasikan apa yang ada di dalam Bangun Banua, sehingga antara perusahaan daerah dan masyarakat tidak ada lagi sekat yang harus ditutupi," tegasnya.
Dialog Terbuka mengupas habis perjalanan sebuah perusahaan daerah PT Bangun Banua ini, diselingi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan oleh sejumlah insan pers yang hadir yang tergabung di 3 organisasj kewartawanan, masing-masing PWI, IJTI dan JMSI Kalimantan Selatan.
Penulis : rian akhmad
Kalsel
