Pastikan Jembatan Bailey Saka Harang Terpasang, Wali Kota Yamin Tinjau Langsung ke Lapangan​

hallobanua.com, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, meninjau langsung proses pembangunan darurat Jembatan Bailey di kawasan Mantuil pada Senin (31/08/2026) malam. 

Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan penanganan pasca-ambruknya Jembatan Saka Harang berjalan cepat demi memulihkan mobilitas warga.

​Di lokasi pekerjaan, Wali Kota melihat secara langsung aktivitas personel penanganan yang terus mengebut perakitan jembatan darurat tersebut meski di malam hari. 

Ia menyampaikan bahwa progres fisik di lapangan telah menunjukkan peningkatan yang signifikan.

​"Alhamdulillah, malam hari ini kita meninjau progres pekerjaan secara langsung. Saat ini progresnya sudah mencapai hampir 50 hingga 60 persen. Insya Allah mudah-mudahan pekerjaan ini berjalan sebaik-baiknya dan lancar," ujar Yamin di sela-sela peninjauannya.
​
Pemasangan jembatan Bailey ini merupakan hasil sinergi cepat antara Pemerintah Kota Banjarmasin, Dinas PUPR Provinsi, dan TNI.

Pemko Banjarmasin bergerak cepat mengajukan peminjaman jembatan Bailey kepada Kodam XXII/Tambun Bungai segera setelah insiden terjadi.
​
"Sore setelah kejadian, kami terus berkomunikasi dengan Dinas PUPR Provinsi, TNI, serta para pengusaha setempat. Kami mengajukan surat pinjaman jembatan Bailey melalui Pangdam, dan Alhamdulillah diizinkan. Personel TNI langsung disiagakan untuk perakitan cepat," jelas Wali Kota.
​
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota menekankan bahwa penggunaan jembatan Bailey nantinya akan dibatasi ketat demi aspek keselamatan, mengingat struktur jembatan dan kondisi fondasi pendukung di lokasi.

​"Tentunya ada batasan. Jembatan ini hanya untuk sepeda motor, mobil pribadi, serta mobil pick-up dengan kapasitas beban maksimal sekitar 5 ton. Kendaraan angkutan berat seperti truk atau dump truck sementara waktu tidak diperbolehkan lewat," tegas Yamin.
​
Untuk mengawal kebijakan tersebut, Pemko Banjarmasin akan menempatkan petugas khusus di lokasi guna mengawasi arus lalu lintas secara berkala. 

Langkah ini diambil agar struktur sementara tetap aman digunakan warga sembari menunggu proses perencanaan dan pembangunan jembatan permanen yang baru.

Penulis : rian akhmad
Kota bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya