hallobanua.com, BANJARMASIN - Tim teknis dan medis TNI Angkatan Laut sukses melaksanakan uji fungsi terhadap fasilitas Chamber Hyperbarik di atas kapal KN SAR Purworejo pada Minggu (27/09/2026).
Pengujian ini merupakan langkah strategis TNI AL dalam menjamin kesiapan alat keselamatan bawah air untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban KM Virgo Transport 8.
Agenda ini dipimpin langsung oleh perwira kesehatan TNI AL, Mayor Laut (K) dr. Dony Irawan yang juga didampingi oleh Serka Hery Purwanto, Kopka Santoso, serta dua teknisi ahli, Pak Anas dan Pak Angga.
Rangkaian uji fungsi diawali dengan inspeksi menyeluruh terhadap seluruh sistem komponen chamber.
"Kita memastikan aspek visual dan keamanan ruang bertekanan, tim penguji terlebih dahulu melakukan penggantian kaca akrilik pada bagian viewport (jendela pengintai)," bebernya kepada awak media di KN SAR Purworejo di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Protokol pengujian dilakukan secara berlapis untuk memastikan ketahanan material. Tahap pertama diawali dengan uji tekan tanpa personel di dalam chamber, menggunakan simulasi tekanan pada kedalaman 20 meter selama 30 menit.
"Setelah fase pertama dinyatakan aman, pengujian berlanjut ke tahap kedua. Tim melaksanakan simulasi taktis dengan melibatkan 4 personel langsung di dalam chamber, menggunakan parameter kedalaman dan durasi waktu yang sama," jelasnya.
Berdasarkan penilaian komprehensif, Ketua Tim Penguji Mayor Laut (K) dr. Dony Irawan menyatakan bahwa Chamber Hyperbarik tersebut laik operasi. Fasilitas ini siap digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung misi kemanusiaan di laut.
Meski demikian, tim memberikan rekomendasi teknis berupa pembatasan operasional demi menjaga keamanan optimal.
"Alat ini disarankan beroperasi saat kondisi ombak tenang, dengan catatan tabung oksigen saat ini diprioritaskan hanya untuk situasi darurat (emergency)," kata dia.
Keberhasilan uji fungsi ini menegaskan komitmen TNI AL dalam menghadirkan keahlian medis bawah air. Sinergi ini diharapkan mampu menjamin keselamatan maksimal pada setiap operasi SAR di tanah air.
"Ini adalah bukti nyata kehadiran TNI AL dalam rangka melaksanakan OMSP (operasi militer selain perang) juga bersinergi membantu Basarnas untuk melaksanakan tugas kemanusian.
Hal ini Sejalan dengan perintah Bapak Kasal selaku pimpinan tertinggi bahwa TNI AL harus selalu membantu kesulitan masyarakat di sekelilingnya," pungkasnya.
Penulis : rian akhmad
Kalsel
