hallobanua.com, BANJARMASIN — Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, kembali menunjukkan kepeduliannya dengan mendatangi langsung para korban selamat insiden tenggelamnya kapal KM Virgo Transport 8.
Peninjauan dilakukan di beberapa tempat penampungan sementara, salah satunya di Kharisma Hotel Banjarmasin pada Rabu (16/09/2026).
Dalam kunjungan keduanya tersebut, Gubernur Muhidin mengonfirmasi ada sebanyak 42 korban selamat yang saat ini tengah menjalani masa pemulihan di Kharisma Hotel Banjarmasin. Secara keseluruhan, total penumpang selamat yang ditampung di sejumlah hotel di Banjarmasin mencapai 108 orang, tidak termasuk sekitar 30 orang kru kapal.
Mengingat para korban selamat tidak terkover oleh asuransi, Gubernur Kalsel mengambil langkah cepat dengan memberikan santunan dan bantuan dana dari kantong pribadinya.
"Hari ini kami yang kedua kalinya datang menengok korban terdampak KM Virgo Transport 8. Karena korban selamat ini tidak mendapatkan asuransi, maka secara pribadi kami berunding dan sepakat memberikan bantuan kepada 108 korban selamat," ujar H Muhidin saat berada di Hotel Kharisma Banjarmasin.
Bantuan yang disiapkan mencakup santunan bernilai sekitar Rp5.000.000 per orang, yang dialokasikan untuk pemulihan hingga biaya tiket kepulangan ke daerah asal masing-masing.
"Kita berikan bantuan santunan sebesar Rp5.000.000. Bantuan disesuaikan dengan kebutuhan tiket, dan jika biaya tiket lebih dari Rp1.200.000 tetap akan ditambahkan sehingga korban menerima bersih setara Rp4.000.000. Seluruh biaya tiket dijamin penuh hingga korban dapat tiba di kampung halaman," ujar Muhidin.
Bantuan dari Gubernur Kalsel ini disambut penuh rasa haru dan syukur oleh para korban.
Hilarius Woso, salah satu korban selamat asal Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengungkapkan rasa terima kasihnya karena sebelumnya tidak mendapat kepastian dari pihak agen kapal terkait biaya kepulangan.
"Kami khususnya dari Flores merasa sangat bersyukur. Pemerintah Kalimantan Selatan, Bapak Gubernur, bisa membantu kami sehingga kami bisa pulang ke kampung halaman," tutur Hilarius.
Ia menambahkan, pihak agen kapal sebelumnya hanya menanggung kebutuhan konsumsi harian tanpa memberikan kepastian mengenai tiket pulang.
"Dari agen tadinya cuma bilang mau kasih Rp500.000, tapi itu belum ada dan jelas tidak cukup untuk ongkos pulang. Kalau tidak ada bantuan dari Gubernur Kalsel ini, kami tidak tahu nasib kami bisa pulang atau tidak," pungkasnya.
Penulis : rian akhmad
Kalsel
Tags
Pemprov Kalsel
