hallobanua.com, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, meresmikan Poliklinik Ortopedi dan Laboratorium Patologi Anatomi (PA) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah, Rabu (23/9/2026).
Kehadiran layanan baru ini diharapkan dapat menjadi sarana alternatif utama bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan masalah tulang, sistem gerak, hingga pemeriksaan jaringan sel.
Yamin menyampaikan bahwa keberadaan Poliklinik Ortopedi merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kemudahan akses pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya penanganan kasus patah tulang dan cedera fisik lainnya.
"Adanya Poliklinik Ortopedi di RS Sultan Suriansyah ini diharapkan bisa menjadi salah satu sarana alternatif untuk membantu masyarakat kita yang mengalami patah tulang dan sebagainya," ujar Yamin.
Ia menegaskan agar pelayanan ortopedi di RSUD Sultan Suriansyah diselenggarakan secara komprehensif dari hulu ke hilir, mulai dari pemeriksaan awal, penunjang laboratorium, tindakan terapi, hingga pengobatan.
Yamin juga meminta pihak direksi rumah sakit dan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin untuk terus bersinergi melengkapi berbagai kebutuhan fasilitas medis penunjang.
"Kita harapkan ini menjadi satu hal kemajuan untuk Banjarmasin, dan tentu kita inginkan inovasi serta kreativitas demi memberikan pelayanan terbaik untuk dunia kesehatan di Kota Banjarmasin," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Sultan Suriansyah, dr. Fajar Sukma Nan Agung, menjelaskan bahwa penambahan Poliklinik Ortopedi dan Laboratorium Patologi Anatomi ini dihadirkan secara mendesak guna merespons tingginya kebutuhan masyarakat.
"Poli Ortopedi ini difokuskan untuk menangani masalah pada tulang dan sistem gerak, yang memang sangat diperlukan masyarakat terutama untuk penanganan kejadian kecelakaan atau jatuh. Sementara Laboratorium PA berfungsi untuk pemeriksaan sel anatomi guna mendeteksi apakah suatu jaringan bersifat ganas atau tidak, sebagai penunjang diagnosis bagi dokter spesialis penyakit dalam, bedah, maupun kanker," jelas dr. Fajar.
Mengenai kapasitas, dr. Fajar menyampaikan bahwa Poliklinik Ortopedi siap melayani pemeriksaan rawat jalan hingga tindakan medis ringan untuk 10 hingga 30 pasien per hari.
Seluruh fasilitas baru ini dipastikan sudah melayani pasien umum maupun peserta BPJS Kesehatan tanpa pembedaan kualitas layanan.
Penulis : rian akhmad
Kota bjm
