Selamat dari Musibah KM Virgo Transport 8, Faisal dan Marsianus Kisahkan Detik-Detik Mencekam di Laut Lepas

hallobanua.com, BANJARMASIN — Perjuangan hidup dan mati dialami oleh Faisal dan Marsianus, dua korban selamat dari musibah terbaliknya kapal KM Virgo Transport 8 pada Minggu (13/09/2026).

eduanya membagikan kesaksian mencekam saat berjuang menyelamatkan diri di tengah gulungan ombak setinggi 4 meter tanpa adanya peringatan awal dari kru kapal.

​Faisal, pemuda asal Bandung yang hendak mengadu nasib ke perkebunan sawit Kalimantan Tengah, menceritakan bahwa kepanikan bermula sekitar pukul 00.15 WIB saat kapal mendadak miring secara ekstrem. Beruntung, ia terjaga untuk mengisi daya ponsel sebelum kapal terbalik dalam waktu singkat.

​"Kapal ngejungkel, kebalik dari atas. Aku awalnya lagi tidur, kebangun pengen kencing, pas keluar ngecas HP tiba-tiba kapal miring-miring. Tidak ada peringatan darurat sama sekali dari pihak kapal," ujar Faisal saat tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu (13/9/2026) malam.

​Saat kapal terbalik hanya dalam rentang 10 hingga 15 menit, Faisal memutuskan tidak melompat ke laut karena takut akan ancaman hiu. 

Bersama 13 penumpang lainnya, ia memilih bertahan di atas lambung kapal yang terbalik dari pukul 00.30 WIB hingga 04.30 WIB sambil memegang pelampung yang diamankannya sendiri. Mereka baru dievakuasi oleh kapal penolong sekitar pukul 09.00 pagi.

​"Ombak besar banget, ada lah 4 meter. Teman aku kedinginan dari jam 1 sampai jam setengah 5. Semua barang berharga dan HP tenggelam, yang penting selamat," ungkap Faisal. 

Dari rombongan kerjanya, 9 orang dinyatakan selamat, sementara 5 lainnya masih belum ditemukan.
Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Marsianus, penumpang asal Surabaya tujuan Banjarmasin. 

Ia mengaku tidak ada instruksi penyelamatan, melainkan hanya teriakan kepanikan antarpenumpang.
"Tidak sempat ada pemberitahuan. Saya mendengar dari orang teriak bilang kapal miring, 'keluar dari sini, keluar dari dalam kapal!' Tapi tidak sempat bertahan di dalam," kata Marsianus.

​Berbeda dengan Faisal, Marsianus bersama beberapa penumpang langsung meloncat ke perahu karet evakuasi. 

Ia terombang-ambing di laut lepas selama kurang lebih dua jam sebelum mendapat pertolongan dari kapal lain.

​"Langsung loncat ke perahu karet, perahu evakuasi penyelamatan. Sempat panik juga. Sekitar jam 3.00 atau jam 4.00 subuh ada kapal tongkang. Jadi langsung dilakukan evakuasi dari situ," pungkas Marsianus.
Saat ini pun, keduanya langsung diberikan tindakkan pemeriksaan dari petugas gabungan.

Penulis : rian akhmad
Kalsel
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya