Dinkes Banjarmasin Kejar Pembangunan RS Tipe D Sungai Andai, Target Operasional 2028


hallobanua.com, BANJARMASIN — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin terus mematangkan proyek transformasi Puskesmas Sungai Andai menjadi Rumah Sakit (RS) Tipe D. 

Fasilitas kesehatan ini disiapkan untuk memperkuat jangkauan serta kualitas pelayanan medis, khususnya bagi masyarakat di wilayah Banjarmasin Utara dan Timur.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Yanuar Diansyah, menyampaikan bahwa pembangunan RS Tipe D ini merupakan komitmen dan visi-misi Wali Kota dalam merespons tingginya pertumbuhan penduduk di kawasan tersebut.

"Penduduk di Sungai Andai saja sudah mencapai sekitar 40 ribu jiwa, belum lagi posisinya yang berbatasan langsung dengan Handil Bakti yang juga padat. Kebijakan Wali Kota ini sangat luar biasa untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih baik," ujar Yanuar dibincangi Kamis (8/10/2026).

Pembangunan fisik gedung RS Tipe D Sungai Andai dibagi ke dalam beberapa tahapan:

Ditahap 1 ini, pihaknya mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar. Saat ini proses pengerjaan konstruksi gedung lantai dasar sudah memasuki tahap penyelesaian (finishing).

Kemudian ditahap 2 (Tahun 2027) mendatang, pengusulan anggaran untuk pelelangan konstruksi tingkat dua dengan estimasi nilai yang sepadan.

"Berikutnya tentu kita lengkapi sarana dan prasarana penunjang. Seperti penyediaan Alat Kesehatan (Alkes), rekrutmen Sumber Daya Manusia (SDM), serta pengurusan perizinan operasional. Rumah sakit diproyeksikan mulai beroperasi aktif melayani masyarakat pada tahun 2028," bebernya. 

Sebagai rumah sakit berstatus Tipe D, fasilitas ini nantinya berfokus pada Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dengan layanan dokter spesialis standar, seperti Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Bedah, serta Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn/Kandungan).

"Kapasitas daya tampung disiapkan minimal 50 tempat tidur (bed) rawat inap yang terbagi dalam beberapa tingkatan kelas (Kelas 1, 2, dan 3), di luar fasilitas bed darurat yang ada di Instalasi Gawat Darurat (IGD)," jelas Yanuar.

Alih fungsi status Puskesmas Sungai Andai menjadi Rumah Sakit menuntut penyesuaian pada pelayanan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) yang selama ini melekat pada fungsi puskesmas.

Dinkes Banjarmasin tengah merancang skenario pengalihan wilayah kerja guna memastikan program kesehatan masyarakat dasar tetap berjalan optimal. Yakni membagi atau mengalihkan cakupan wilayah UKM ke puskesmas terdekat, seperti Puskesmas Sungai Jingah.

"Kita ingin optimalkan peran klinik swasta atau fasilitas kesehatan terdekat di wilayah Sungai Andai untuk membackup pelayanan kesehatan dasar bagi warga sekitar," pungkasnya.

Penulis : Rian Akhmad
Kota bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya