Tembus Lebih dari 75 Persen di Triwulan III, Pemko Banjarmasin Optimistis Target Pendapatan Terpenuhi


hallobanua.com, BANJARMASIN— Pemerintah Kota Banjarmasin mencatatkan progres positif pada realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga Triwulan III (September). 

Sektor pendapatan daerah berhasil menyentuh angka di atas 75 persen, sementara serapan belanja daerah mulai mendekati separuh dari target yang ditetapkan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin, Edy Wibowo, mengungkapkan optimismenya terkait pencapaian fiskal daerah hingga akhir tahun anggaran.

"Pendapatan kita sekarang sudah di posisi di atas 75 persen, sekitar 75 hingga 78 persen. Mudah-mudahan dalam waktu tiga bulan ini target pendapatan kita sudah terpenuhi," ujar Edy Wibowo saat memberikan keterangan terkait capaian kinerja keuangan daerah di ruang kerjanya Rabu (7/10/2026).

Di sisi pengeluaran, Edy menyebutkan realisasi serapan belanja daerah hingga akhir September telah berada di kisaran mendekati 50 persen. 

Pihaknya membidik akselerasi signifikan pada sisa tiga bulan terakhir agar penyerapan anggaran dapat dimaksimalkan melebihi capaian periode terdahulu.

"Sampai dengan triwulan September ini posisinya sudah hampir 50 persen. Mudah-mudahan dalam tiga bulan ini bisa mencapai minimal 90 persen, sehingga belanja kita bisa terlampaui dari tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.

Untuk mengejar target tersebut, BPKPAD Banjarmasin mengambil langkah strategis dengan memperkuat koordinasi lintas satuan kerja. 

Langkah awal difokuskan pada penyamaan persepsi pelaksanaan program pada APBD Perubahan bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ).

Penyelarasan ini bertujuan memastikan seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat tereksekusi secara tepat waktu dan tepat sasaran.

Menghadapi potensi kendala teknis maupun administratif menjelang akhir tahun anggaran, BPKPAD juga telah menyiapkan langkah mitigasi risiko secara terukur.

"Kendala tentu ada, makanya kita melakukan mitigasi terhadap apa saja kendalanya. Dengan begitu, kita bisa mengurangi risiko kendala sehingga kegiatan tetap terlaksana dengan baik sesuai program yang direncanakan," pungkas Edy.

Dengan sisa waktu hingga akhir Desember, Pemko Banjarmasin optimistis kombinasi antara realisasi pendapatan yang solid, penyelarasan pelaksanaan program, serta mitigasi kendala yang terukur akan mendorong pencapaian kinerja keuangan daerah yang optimal.


Penulis : Rian Akhmad
Kota bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya