hallobanua.com, BANJARMASIN - Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda Kalsel telah berhasil mengidentifikasi tiga dari 5 jenazah warga negara Indonesia (WNI) korban kecelakaan helikopter di Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu.
Dengan demikian, total sudah enam jenazah yang teridentifikasi, menyisakan dua jenazah lainnya yang masih dalam proses.
Kepala Bidang Dokkes Polda Kalsel, Kombes M El Yandiko, menjelaskan bahwa ketiga WNI yang telah teridentifikasi adalah IIR (43) dari Riau, HD (37) dari Sulawesi Selatan, dan YFR (57) dari Riau.
Proses identifikasi ketiganya dilakukan melalui rekam medis gigi dengan teknik super impos.
"Teridentifikasi melalui rekam medis gigi dengan teknik super impos gigi," ujar El Yandiko, belum lama tadi.
Dari total delapan korban, hanya tersisa dua jenazah yang belum teridentifikasi. Kondisi jenazah yang mengalami kerusakan parah, terutama karena terbakar, menjadi kendala utama dalam proses identifikasi.
"Dua jenazah yang belum teridentifikasi kami mohon doanya," kata El Yandiko.
Untuk mengatasi kesulitan ini, tim DVI akan melanjutkan proses identifikasi menggunakan metode DNA.
Sampel DNA dari kedua jenazah sudah diambil dan akan dicocokkan dengan DNA dari keluarga korban, seperti orang tua, anak, atau istri.
"DNA ini harusnya memiliki pembanding. Kalau dia sebagai anak, kita cocokkan dengan kedua orang tuanya. Jika jenazah ini sebagai suami atau bapak, maka kita akan mencocokkan ke anak atau istrinya," jelasnya.
"Sementara sampel DNA sudah diambil oleh tim kita, dan insyaallah akan segera dilakukan pemeriksaan," pungkasnya.
Penulis : rian akhmad
Kalsel
