Hallobanua.com, Tanah Laut - Komisi I dan Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Laut menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Tanah Laut pada Senin, 6 Oktober 2025. Pertemuan ini menjadi ruang dialog antara legislatif dan para tenaga kesehatan untuk membahas sejumlah persoalan dan penguatan layanan kebidanan di daerah.
RDP yang berlangsung di ruang rapat DPRD tersebut dihadiri jajaran anggota Komisi I dan II, serta pengurus IBI Tanah Laut. Pada kesempatan itu, IBI menyampaikan berbagai isu yang dihadapi para bidan, mulai dari kebutuhan peningkatan fasilitas pelayanan, regulasi terkait standar profesi, hingga penyelarasan program kesehatan ibu dan anak yang dijalankan pemerintah daerah.
Anggota dewan dari dua komisi tersebut menanggapi masukan yang disampaikan IBI dengan memberikan pandangan dan penjelasan terkait kebijakan pemerintah daerah serta ruang koordinasi yang dapat ditingkatkan. Diskusi berjalan dinamis, terutama saat membahas perlindungan profesi bidan, pendistribusian tenaga kebidanan, serta sinergi program kesehatan berbasis pelayanan primer di tingkat desa dan kecamatan.
Para legislator menekankan bahwa dukungan terhadap bidan bukan hanya penting bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap capaian indikator kesehatan daerah. Karena itu, DPRD berkomitmen mendorong pemerintah daerah menindaklanjuti berbagai usulan yang disampaikan IBI, termasuk evaluasi kebutuhan sarana dan peningkatan kompetensi tenaga kebidanan.
RDP tersebut diakhiri dengan kesepahaman untuk memperkuat kerja sama antara DPRD, IBI, dan instansi terkait. Dialog lanjutan direncanakan akan digelar dalam bentuk pembahasan teknis untuk memastikan setiap masukan dapat diterjemahkan ke dalam program dan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan layanan kebidanan di Kabupaten Tanah Laut.
