Pemeriksaan Kesehatan Haji Banjarmasin Diintensifkan, 623 dari 838 Jemaah Sudah Terdata


​hallobanua.com, BANJARMASIN – Proses pemeriksaan kesehatan bagi Calon Jemaah Haji (CJH) reguler Kota Banjarmasin untuk keberangkatan tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi terus diintensifkan. 

Selain pemeriksaan kesehatan lengkap (Medical Check Up/MCU), pelaksanaan tes kebugaran juga mulai digelar.

​Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadis DP3A) Banjarmasin, Muhammad Ramadhan, mengungkapkan bahwa hingga kemarin Senin (08/12/2025), total jemaah yang sudah menjalani pemeriksaan kesehatan berjumlah 623 orang dari estimasi total saat ini sebanyak 838 jemaah.

​"Alhamdulillah, proses pemeriksaan berjalan. Namun, dari estimasi 838 jemaah, baru 623 yang sudah diperiksa. Kami terus mendorong agar semua calon jemaah segera menyelesaikan tahapan ini," ujar Ramadhan kepada hallobanua.com, Selasa (09/12/2025).

​Tahapan pemeriksaan kesehatan yang diwajibkan meliputi Pemeriksaan Rontgen yang dilaksanakan di RS Sultan Suriansyah.

"Ini sudah berlangsung sejak 13 November hingga saat ini, dengan biaya Rp150.000. Kemudian Pemeriksaan Lengkap (MCU) yang dimulai sejak 1 Desember 2025 di 8 Puskesmas terpilih, yaitu PKM Cempaka, Pekauman, Alalak Tengah, Teluk Dalam, 09 Nopember, Sungai Jingah, Kuin Raya, dan Teluk Tiram," bebernya. 

Kemudian, lanjut Ramadhan, untuk pemeriksaan lengkap ini mencakup penunjang HbA1c, gula darah puasa, gula darah 2 jam post prandial, profil lemak (kolesterol dan trigliserida), fungsi hati (SGOT dan SGPT), fungsi ginjal (ureum dan kreatinin), Urine Lengkap (termasuk tes kehamilan bagi Wanita Usia Subur/WUS), Golongan Darah+Rh, Darah Lengkap, dan EKG.

"Sedangkan Pemeriksaan Fisik, Kognitif dan Mental, serta ADL (Activities of Daily Living) dengan biaya pemeriksaan MCU ini mengacu pada Perwali No. 58 Tahun 2025. Yakni laki-laki sebesar Rp495.000 dan perempuan itu sebesarRp510.000," jelasnya.

​Ramadhan menegaskan bahwa calon jemaah diwajibkan untuk menuntaskan beberapa syarat administrasi dan kesehatan tambahan.

​"Sesuai Surat Edaran Kepala Dinas Kesehatan, jemaah diharuskan Cek Kesehatan Gratis (CKG) terlebih dulu dan memiliki BPJS Kesehatan yang aktif," tutur Ramadhan.

​Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pemeriksaan khusus bagi jemaah dengan risiko tinggi penyakit. 
"Bagi yang mempunyai risiko gula darah, wajib melakukan pemeriksaan tambahan HbA1C," tambahnya.

​Pelaksanaan tes kebugaran bagi CJH telah dimulai pada hari Selasa, 9 Desember 2025, bertempat di Halaman Masjid Sabilal Muhtadin. Tes ini rencananya berlangsung selama tiga hari hingga Kamis, 11 Desember 2025.
​Terdapat dua metode pengukuran kebugaran yang diterapkan. Yakni Lintasan Pendek, yaitu lari/jalan cepat selama 6 menit dan Lintasan Panjang yaitu Lari/jalan cepat sejauh 1,6 km.

​"Penentuan lintasan bagi jemaah didasarkan pada riwayat penyakit sesuai hasil PAR-Q and You yang ditetapkan oleh dokter pemeriksa di lapangan," pungkas Ramadhan.

​Pelaksanaan seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan ini menjadi syarat mutlak seiring adanya Surat Edaran dari Kementerian Haji & Umrah terkait Pelunasan Jemaah Haji Reguler Tahun 1447H/2026M.

Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya