hallobanua.com, BANJARMASIN – Menjelang momen pergantian tahun dari 2025 ke 2026, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk menjaga ketertiban umum.
Fokus utama petugas kali ini adalah menertibkan pedagang serta penggunaan petasan dan kembang api yang dilarang berdasarkan instruksi resmi pemerintah kota dan pemerintah pusat.
Langkah ini diambil menyusul terbitnya Surat Edaran Wali Kota Banjarmasin mengenai kebijakan pelaksanaan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.
Dalam edaran tersebut, salah satu poin krusial adalah larangan penggunaan petasan, mercon, dan kembang api selama perayaan malam tahun baru.
Kasatpol PP Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan langkah antisipasi sejak jauh hari melalui patroli cipta kondisi yang intensif.
"Kami dari Satuan Polisi Pamong Praja sudah mencoba mengantisipasi sejak awal. Berdasarkan surat edaran Wali Kota terkait kebijakan pelaksanaan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 di Kota Banjarmasin, salah satu poinnya adalah melarang adanya penggunaan petasan, kembang api, mercon dan sebagainya," ujar Muzaiyin di ruang kerjanya, Rabu (31/12/2025).
Ia menambahkan bahwa upaya ini dilakukan secara sinergis dengan aparat keamanan lainnya, termasuk Kodim 1007/Banjarmasin, Polresta Banjarmasin, hingga Denpom.
Patroli telah menyasar para pedagang musiman agar tidak menggelar dagangan petasan di titik-titik keramaian.
Muzaiyin menekankan bahwa pengawasan akan diperketat di lokasi-lokasi yang menjadi pusat berkumpulnya massa, seperti Jalan Protokol. Yakni sepanjang Jalan A. Yani dan perempatan utama.
"Kita juga pantau di titik keramaian seperti persimpangan Kantor Pos, Menara Pandang Siring, dan Titik Nol Kilometer," bebernya.
Terakhir yakni di kawasan wisata yang menjadi poin utama perhatian untuk menjamin kenyamanan pengunjung.
Untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif, sebanyak 22 titik utama di penjuru kota telah dipetakan sebagai lokasi plotting anggota secara kolaboratif.
"Penempatan plotting anggota juga sudah cukup maksimal bersama dengan lintas terkait tadi. Ada lebih kurang 22 titik utama yang sudah disiapkan untuk bisa ditempatkan anggota secara sinergi dan kolaborasi. Mudah-mudahan ini bisa menjaga dan menjamin kenyamanan bagi warga untuk merayakan tahun baru serta mengupayakan tidak adanya hal-hal yang tidak diperlukan," tutup Muzaiyin.
Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Tags
Pemko Banjarmasin
