hallobanua.com, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, beberapa hari terakhir ini telah melakukan peninjauan titik banjir di sejumlah kawasan.
Hasilnya, dari 52 kelurahan yang ada, teridentifikasi 9 kelurahan mengalami dampak genangan paling parah, di mana air sulit surut hingga berminggu-minggu.
Yamin mengungkapkan bahwa kondisi geografis Banjarmasin sebagai "Kota Seribu Sungai" menjadi tantangan tersendiri, terutama saat menghadapi fenomena pasang surut air laut yang kini mulai masuk hingga ke dalam rumah warga.
Salah satu temuan krusial dalam tinjauan tersebut adalah kondisi ratusan anak sungai yang mulai hilang atau tertutup bangunan.
"Banyak anak sungai juga yang sudah mungkin hampir hilang, artinya dangkal dan mungkin juga sudah mulai tertutup semak belukar. Terlebih lagi sungai yang ditutup oleh bangunan-bangunan, baik itu rumah pribadi, ruko, bahkan sekolahan juga ada," ujar Yamin di kantornya, Senin (12/01/2026).
Ia secara khusus menyoroti fasilitas publik seperti SD Sungai Lulut 10 yang bangunannya menjorok ke tengah sungai, sehingga mempersempit aliran air.
Wali Kota menegaskan akan melakukan revitalisasi pada bangunan-bangunan yang menghambat fungsi sungai tersebut.
Untuk mengatasi persoalan ini, Pemerintah Kota Banjarmasin telah menyiapkan strategi yang terbagi dalam dua tahap mulai dari jangka pendek.
"Kita akan melakukan pengurukan dan normalisasi sungai secara masif untuk memperlancar arus air," katanya.
Untuk jangka panjang, pihaknya juga memaksimalkan alat berat amphibious milik pemerintah untuk normalisasi di titik-titik luas seperti wilayah Sungai Lulut.
Selain itu, pemko berencana membangun kanal-kanal baru dan tanggul di area pertanian sebagai tempat parkir air.
"Prinsipnya air datang itu artinya tamu datang, harus kita siapkan tempatnya. Sama saja kalau orang datang 20 orang, ruangannya cuma 10, kan pasti keluar (meluap). Itu salah satunya yang akan kami petakan dulu, membuka kanal-kanal sungai," tambahnya.
Yamin juga menekankan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendirian dalam menjaga 500 lebih anak sungai yang ada di SK.
Ia mengajak seluruh stakeholder dan warga untuk bersama-sama merawat kebersihan sungai.
Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Tags
Pemko Banjarmasin
